- FIFA
4 Alasan Piala Dunia Qatar adalah yang Terbaik Sepanjang Sejarah, Versi Presiden FIFA
Bola, tvOnenews.com - Presiden FIFA Gianni Infantino baru-baru ini menggambarkan Piala Dunia 2022 Qatar sebagai yang terbaik dalam sejarah.
Piala Dunia Qatar mampu mencatatkan rekor jumlah penonton terbaru dan tontonan pertandingan dengan kualitas tinggi.
Gianni menyebut Piala Dunia kali ini memiliki lebih dari dua miliar penonton dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada perwakilan tim dari setiap benua di babak 16 besar.
Berikut 4 alasan Piala Dunia Qatar adalah yang terbaik sepanjang sejarah:
4. Skor-skor besar tercipta
Banyak gol yang dicetak berlimpah di Piala Dunia ini dengan nama-nama muda yang akan meramaikan sepak bola internasional ke depannya.
Spanyol adalah satu-satunya tim di Piala Dunia yang berhasil mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan sementara Inggris dan Portugal berhasil mencatatkan enam gol dalam satu pertandingan.
Kosta Rika berada di posisi berikutnya dengan empat gol mereka. Catatan skor masif Piala Dunia Qatar:
- Inggris (6) vs Iran (2)
- Prancis (4) vs Australia (1)
- Spanyol (7) vs Kosta Rika (0)
- Kroatia (4) vs Kanada (1)
- Kamerun (3) vs Serbia (3)
- Jerman (4) vs Kosta Rika (2)
- Brasil (4) vs Korea Selatan (1)
- Portugal (6) vs Swiss (1)
3. Kejutan di babak grup
Argentina menjadi yang pertama mencetak gol dalam pertandingan tersebut berkat penalti Lionel Messi pada menit ke-10. Namun pertandingan tersebut akan selamanya tertulis dalam buku sejarah karena Arab Saudi karena berhasil mengalahkan Argentina (2-1).
Saudi berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-48 dan mencetak gol kemenangan mereka di menit ke-53 pertandingan.
Sebagaimana diketahui Argentina adalah salah satu favorit untuk memenangkan trofi, jadi kalah atas Saudi adalah sejarah besar. Bahkan ada hari libur nasional yang dinyatakan keesokan harinya oleh Presiden Arab Saudi untuk merayakan kemenangan itu.
Jerman vs Jepang
Jerman mendapat hadiah penalti pada menit ke-33 ketika Gundogan maju dan mencetak gol. Fans di seluruh dunia menduga Jerman akan mengalahkan Jepang dengan mudah, tetapi Samurai Biru punya rencana lain.
Mereka berhasil membalikkan keadaan dengan menyamakan kedudukan di menit ke-75 dan gol penutup di menit ke-83.