- instagram Maartenpaes
Bukan Kaleng-kaleng, Maarten Paes Bisa Jadi Kiper Nomor Wahid di Ajax Amsterdam, Jika Skenarionya Begini?
tvOnenews.com - Bagaimana jadinya jika Maarten Paes benar-benar pulang ke Belanda dan langsung mengenakan seragam Ajax Amsterdam?
Skenario ini bukan sekadar mimpi para pendukung Timnas Indonesia, melainkan peluang nyata yang sedang mengemuka di bursa transfer musim dingin.
Ajax, klub raksasa Eredivisie yang identik dengan regenerasi dan keberanian mengambil risiko, disebut-sebut siap memberikan peran penting bagi Paes sejak awal kedatangannya.
Jika transfer ini terwujud, Paes bukan hanya kembali ke tanah kelahirannya sebagai pesepak bola yang lebih matang, tetapi juga berpotensi langsung mengisi posisi krusial di bawah mistar gawang Ajax.
Dengan kondisi skuad saat ini, peluang tersebut terbuka lebar, bahkan bisa mengubah peta persaingan kiper utama di Amsterdam.
Ajax Siap Tebus Paes, Kontrak Jangka Panjang Menanti
Maarten Paes dikabarkan akan segera merapat ke Ajax Amsterdam pada bursa transfer musim dingin ini. Raksasa Liga Belanda itu disebut telah mencapai kesepakatan dengan FC Dallas untuk menebus kiper Timnas Indonesia tersebut.
Ajax kabarnya menyiapkan kontrak berdurasi 3,5 tahun hingga 2029, menandakan kepercayaan besar terhadap kemampuan Paes.
- Instagram @maartenpaes
Bergabungnya Paes membuka kans besar baginya untuk langsung menjadi penjaga gawang utama de Godenzonen.
Saat ini, Ajax masih mengandalkan Vitezslav Jaros sebagai pilihan nomor satu. Namun, situasi Jaros terbilang tidak ideal untuk jangka panjang.
Kiper berusia 24 tahun asal Republik Ceko itu telah tampil 22 kali di semua kompetisi musim ini. Dari jumlah tersebut, ia sudah kebobolan 36 gol dan mencatat lima clean sheet.
Masalahnya, Jaros hanya berstatus pemain pinjaman dari Liverpool dan kontraknya akan berakhir di akhir musim. Artinya, Ajax berisiko kehilangan penjaga gawang utamanya dalam waktu dekat.
Persaingan Kiper Ajax: Usia, Status, dan Kesiapan
Opsi lain Ajax di bawah mistar adalah Remko Pasveer. Namun, kiper senior Belanda itu sudah berusia 42 tahun dan tentu sulit diandalkan untuk tampil reguler dalam jangka panjang.
Musim ini, Pasveer baru bermain tujuh kali di semua kompetisi, kebobolan 17 gol, dan belum mencatat satu pun clean sheet.
Di tengah kondisi tersebut, Maarten Paes hadir sebagai solusi ideal. Usianya masih 27 tahun, fase yang dianggap matang bagi seorang penjaga gawang.
Dengan pengalaman internasional dan jam terbang tinggi, Paes berpeluang menjadi proyek jangka menengah hingga panjang bagi Ajax.
Musim lalu bersama FC Dallas, Paes tampil 23 kali di semua ajang. Ia kebobolan 45 gol dan mencatat tiga clean sheet.
Cedera memang sempat menghambat performanya, tetapi pengalamannya sebagai kiper utama tetap menjadi nilai jual utama. Terlebih, Paes sudah mengoleksi 10 caps bersama Timnas Indonesia, yang menunjukkan konsistensinya di level internasional.
Karier Paes: Dari Eredivisie, MLS, Hingga Panggung Eropa
Kepindahan ke Ajax berpotensi menjadi lonjakan besar dalam karier Paes. Bermain untuk salah satu klub paling bersejarah di dunia jelas menawarkan tantangan dan eksposur berbeda.
Ajax juga dikenal sebagai peserta rutin Liga Champions, kompetisi elite yang kini kembali mereka perjuangkan demi lolos ke fase playoff UCL.
Sejak bergabung dengan FC Dallas pada 2022, Paes mencatatkan lebih dari 119 penampilan di Major League Soccer (MLS).
Dalam periode tersebut, ia menjadi starter reguler dan membukukan 23 clean sheet. Pada musim 2025, Paes tampil dalam 22 laga liga dengan tiga clean sheet dan total kebobolan 39 gol. Rata-rata persentase penyelamatannya di MLS berada di kisaran 59 persen.
Belanda sendiri bukan wilayah asing bagi Paes. Sebelum hijrah ke Amerika Serikat, ia sempat merumput di Eredivisie bersama FC Utrecht dengan total 44 penampilan, serta memperkuat tim muda NEC Nijmegen.
Secara keseluruhan, Paes telah mencatat lebih dari 200 penampilan di berbagai kompetisi sepanjang karier profesionalnya, baik di Eredivisie maupun MLS.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Ajax bukan hanya mendapatkan kiper berpengalaman, tetapi juga sosok yang siap bersaing dan berkembang.
Sementara bagi Maarten Paes, ini bisa menjadi babak baru: kembali ke Eropa, ke Eredivisie, dan mungkin, menjadi tembok utama Ajax Amsterdam. (udn)