- ANTARA/Pro Shots/Sipa USA via Reuters C/Pro Shots Photo Agency/pri
Dick Advocaat Mundur dari Timnas Curacao, Mimpi ke Piala Dunia Buyar karena Alasan Keluarga
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan mengejutkan datang dari pelatih senior asal Belanda, Dick Advocaat. Dick Advocaat resmi mundur dari jabatannya sebagai pelatih Curacao per Senin, 23 Februari 2026.
Dick Advocaat sebelumnya telah menghitung hari menuju turnamen terbesar sepak bola dunia itu. Ia berencana menjadikan Piala Dunia sebagai panggung terakhir dalam karier panjangnya sebagai pelatih.
Namun rencana tersebut berubah drastis karena kondisi kesehatan putrinya yang mengalami masalah serius. Situasi itu membuatnya tidak punya pilihan lain selain mundur dari kursi pelatih.
“Saya selalu mengatakan bahwa keluarga lebih penting daripada sepak bola,” ujar Dick Advocaat dilansir dari laman AD NL, Senin (23/2/2026).
Tak hanya Advocaat, asistennya Cor Pot dan dokter tim Casper van Eijck juga ikut meninggalkan tugas mereka di federasi sepak bola Curacao. Posisi pelatih kepala kini langsung diisi oleh Fred Rutten yang sebelumnya tidak terikat kontrak dengan klub mana pun.
Advocaat sebenarnya telah mempersiapkan banyak hal untuk Piala Dunia. Dalam beberapa bulan terakhir, ia bahkan terbang ke Amerika Serikat untuk meninjau lokasi pemusatan latihan terbaik bagi Curacao.
Pilihan akhirnya jatuh ke Boca Raton, sebuah kota indah dekat Miami, di mana ia ingin para pemain merasakan kebebasan dan menikmati momen terbesar dalam hidup mereka sebagai pesepak bola. Ia juga bangga bisa membawa negara kecil itu tampil di panggung dunia.
Namun kabar buruk terkait kondisi kesehatan putrinya mengubah segalanya. Advocaat menyadari bahwa memimpin tim setengah hati bukanlah pilihan yang bijak.
Ia juga sebelumnya sempat absen dalam laga penentuan kualifikasi melawan Jamaika karena harus kembali ke Belanda akibat kondisi istrinya yang memburuk. Dari rumah, ia menyaksikan pertandingan dengan perasaan campur aduk ketika timnya berhasil menahan imbang 0-0 dan memastikan tiket Piala Dunia.
Kualifikasi tersebut sempat ia sebut sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Kini, kenangan itu menjadi momen manis yang harus ia relakan tanpa bisa menutupnya dengan tampil di putaran final.
Sementara itu, Fred Rutten menyatakan kesiapannya melanjutkan pekerjaan yang telah dibangun oleh pendahulunya. Ia mengaku telah berkomunikasi intens dengan Advocaat dalam beberapa pekan terakhir.