news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Berani Sesumbar! Pelatih Malaysia Target Juara Piala Asia 2027 di Tengah Ancaman Sanksi FIFA, Sindir Timnas Indonesia.
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

Berani Sesumbar! Pelatih Malaysia Target Juara Piala Asia 2027 di Tengah Ancaman Sanksi FIFA, Sindir Timnas Indonesia?

Pelatih Harimau Malaya berani menegaskan bahwa Timnas Malaysia datang bukan sekadar untuk tampil, melainkan untuk menjadi juara Piala Asia 2027. Timnas Indonesia lolos
Jumat, 27 Februari 2026 - 23:24 WIB
Reporter:
Editor :

Nasib Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027 belum benar-benar aman. Harimau Malaya memang mencatat poin sempurna sejauh ini, tetapi mereka diguncang skandal tujuh pemain naturalisasi ilegal. 

Kasus tersebut menyeret Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ke ranah hukum olahraga internasional dan kini menunggu keputusan dari Court of Arbitration for Sport (CAS).

FIFA sebelumnya telah menjatuhkan sanksi tambahan dengan menganulir tiga laga uji coba Malaysia periode Juni–September 2025 karena melibatkan pemain yang tidak sah. 

Jika banding ditolak CAS, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) berpotensi mengambil langkah lebih tegas.

Salah satu skenario terburuk adalah pembatalan hasil dua laga awal kualifikasi, yakni kemenangan 2-0 atas Nepal dan 4-0 atas Vietnam. 

Dalam dua pertandingan tersebut, tujuh pemain yang dipermasalahkan tampil membela Malaysia. Jika hasil itu dianulir, posisi Malaysia di klasemen bisa runtuh, bahkan peluang tampil di putaran final bisa lenyap.

Belajar dari kasus Timor Leste beberapa tahun lalu, AFC memiliki preseden untuk mencoret tim dari kompetisi akibat pelanggaran administrasi pemain. Artinya, ambisi juara bisa saja kandas sebelum benar-benar dimulai.

Terlalu Percaya Diri atau Strategi Psikologis?

Jika dibandingkan dengan Indonesia, situasi Malaysia memang kontras. Indonesia melangkah ke Piala Asia 2027 melalui jalur performa di lapangan tanpa dibayangi sengketa administratif. 

Stabilitas ini memberi fondasi lebih kuat untuk menatap turnamen besar.

Sementara itu, Malaysia masih harus menunggu kepastian hukum. Dalam konteks tersebut, klaim ingin menjuarai Asia bisa dianggap terlalu dini. 

Secara realistis, Harimau Malaya bahkan belum sepenuhnya aman dari ancaman diskualifikasi.

Namun, dari sudut pandang manajerial, pernyataan ambisius Cklamovski juga bisa dilihat sebagai strategi menjaga moral tim. 

Di tengah tekanan publik dan ketidakpastian hukum, pelatih membutuhkan narasi positif agar pemain tetap fokus.

Apakah itu terlalu congkak? Jawabannya bergantung pada hasil akhir. Jika Malaysia lolos tanpa sanksi tambahan dan tampil kompetitif, ucapan Cklamovski akan dikenang sebagai visi berani. 

Tetapi jika AFC menjatuhkan hukuman berat, maka pernyataan tersebut bisa berbalik menjadi bahan sindiran.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral