news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Irak.
Sumber :
  • AFC

Kombo Perang Iran Hingga Pelatih Terjebak di Dubai, Irak Minta Solusi FIFA dan AFC untuk Play Off Piala Dunia 2026

Menunggu di babak final play off Piala Dunia 2026, Irak akan menantikan lawan antara Bolivia dan Suriname untuk akhirnya bertanding di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, 1 April 2026 pagi WIB. 
Rabu, 4 Maret 2026 - 18:04 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Irak secara tidak langsung terdampak perang Iran jelang play off Piala Dunia 2026. Irak telah menerima jadwal pertandingan play off Piala Dunia 2026. 

Menunggu di babak final, Irak akan menantikan lawan antara Bolivia dan Suriname untuk akhirnya bertanding di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, 1 April 2026 pagi WIB. 

Sayangnya, Federasi Sepak Bola Irak (IFA) mengalami kesulitan karena terdampak perang Iran. Irak bahkan meminta solusi pada FIFA dan AFC untuk membantu perjalanan Irak menuju Meksiko. 

"Manajemen Timnas Irak mengklarifikasi bahwa mereka terus berkomunikasi dengan FIFA tentang regulasi partisipasi timi nasional dalam play off Piala Dunia mengingat perkembangan keamanan terkini di Timur Tengah," tulis pernyataan IFA, dikutip dari laman The National News, Rabu (4/3/2026). 

IFA kesulitan untuk mengurus administrasi visa alias izin perjalanan menuju Meksiko karena sejumlah Kedutaan Besar di negara mereka terganggu sebagai akibat dari perang Iran. 

Tak hanya itu, pelatih Timnas Irak, Graham Arnold terjebak di Dubai, Uni Emirat Arab karena tak ada penerbangan menuju Irak. 

"Karena penutupan jalur udara, pelatih kami Graham Arnold tidak bisa meninggalkan Uni Emirat Arab. Selain itu, beberapa kedutaan ditutup sehingga beberapa pemain, staf teknis dan timi medis belum mendapatkan visa masuk ke Meksiko," tulis pernyataan IFA. 

IFA memastikan suporter untuk tak khawatir dalam perjalanan Irak menuju Piala Dunia 2026. IFA terus berkomunikasi dengan FIFA dan AFC untuk memantau situasi tersebut.

"Kami meyakinkan para pendukung setia kami bahwa kami  terus berkomunikasi erat dengan FIFA dan AFC, yang terus memantau situasi tersebut," tulis pernyataan IFA. 

Di sisi lain, Irak belum mengomentari soal peluang menggantikan Iran jika negara yang berkonflik dengan Amerika Serikat ini benar-benar keluar dari Piala Dunia 2026. 

Irak menjadi pihak yang paling dekat dengan keberuntungan jika Iran memilih untuk mundur. Sebagai satu-satunya wakil Asia di play off, Irak berpeluang menggantikan Iran yang sudah lebih dahulu memiliki slot di Piala Dunia. 

Keinginan Iran untuk mundur tak lepas dari Amerika Serikat yang membatasi pergerakan Iran di Piala Dunia. Hal ini sudah terjadi sejak drawing pembagian grup di mana Iran akhirnya hanya diwakilkan oleh pelatih mereka, Amir Ghalenoei di acara tersebut. (hfp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:52
02:31
08:19
07:54
03:50

Viral