- Velez Sarsfield
Nasib Pemain Naturalisasi ‘Bodong’ Malaysia Makin Suram, Resmi Diputus Kontrak Klub Argentina
tvOnenews.com - Nasib pemain naturalisasi yang sempat dikaitkan dengan Timnas Malaysia, Imanol Machuca, kini semakin tidak menentu.
Setelah upaya banding terhadap sanksi yang dijatuhkan kepadanya ditolak oleh Court of Arbitration for Sport, kabar terbaru menyebutkan bahwa klub Argentina Vélez Sarsfield berencana memutus kontrak sang pemain.
Informasi tersebut dilaporkan oleh media Vietnam Soha.vn yang mengutip pernyataan pelatih Vélez Sarsfield, Guillermo Barros Schelotto.
Ia mengungkapkan bahwa situasi yang menimpa Machuca tidak berjalan sesuai dengan harapan klub.
Dalam pernyataan kepada media lokal, Schelotto menyebut pihak klub sebelumnya berharap Machuca tetap dapat bermain sepanjang musim ini.
Namun kenyataan yang terjadi justru berbeda setelah sanksi larangan bermain masih berlaku.
“Apa yang terjadi dengan Machuca tidak seperti yang kami harapkan. Kami sempat berpikir bahwa dia akan diizinkan bermain sepanjang tahun ini. Sangat disayangkan karena kami tidak bisa menggunakan pemain tersebut. Kami akan mempertimbangkan apa yang terbaik bagi dia dan bagi klub,” ujar Schelotto.
Situasi ini membuat posisi Machuca di Vélez Sarsfield semakin sulit.
- Velez Sarsfield
Meski tim mengalami kekosongan di skuad setelah sang pemain tidak bisa tampil, pelatih memastikan bahwa klub tidak akan mencari pemain pengganti baru.
“Kami tidak akan mencari pemain pengganti. Kami akan menggunakan pemain yang sudah ada dalam skuad atau memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk mengisi posisi tersebut,” jelasnya.
Media Argentina juga melaporkan bahwa Vélez Sarsfield berencana mengaktifkan klausul pemutusan kontrak sepihak terhadap Machuca.
Klausul tersebut sebenarnya sudah tercantum dalam perjanjian peminjaman antara klub Brasil Fortaleza EC yang menjadi pemilik Machuca dan Vélez Sarsfield sebagai klub peminjam.
Dalam skema tersebut, Vélez Sarsfield masih berkewajiban membayar gaji Machuca hingga pertengahan tahun.
Selama periode itu, pemain yang sempat disebut sebagai bagian dari proyek naturalisasi Malaysia tersebut masih diizinkan untuk berlatih bersama tim, meskipun tidak dapat tampil dalam pertandingan resmi.
Setelah masa tersebut berakhir, Machuca diperkirakan akan kembali ke Brasil untuk menjalani sisa masa hukuman larangan bermain yang masih berlangsung hingga November 2026.
Hingga saat ini belum diketahui apakah Fortaleza bersedia tetap menanggung gaji pemain tersebut selama masa hukuman berlangsung.
- FA Malaysia
Seperti diketahui sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada Machuca bersama enam pemain lain yang terkait dengan tim nasional Malaysia. Mereka dilarang terlibat dalam aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Federasi Sepak Bola Malaysia sempat mengajukan banding ke CAS untuk membatalkan keputusan tersebut.
Namun pengadilan arbitrase olahraga dunia itu akhirnya tetap mempertahankan hukuman larangan selama 12 bulan, meskipun sanksinya dibatasi hanya untuk pertandingan resmi.
Artinya, Machuca masih diperbolehkan mengikuti latihan bersama tim serta tampil dalam pertandingan persahabatan.
Namun untuk kembali bermain di kompetisi resmi, ia harus menunggu hingga masa hukuman selesai.
Saat ini, Machuca diperkirakan masih harus menjalani sekitar delapan bulan lagi sebelum dapat kembali bermain secara kompetitif.
Hal ini karena ia baru menjalani sekitar empat bulan dari total hukuman yang dijatuhkan.
Imanol Machuca sendiri bergabung dengan Vélez Sarsfield pada awal tahun 2025 dengan status pinjaman dari Fortaleza.
Selama membela klub Argentina tersebut, ia sempat tampil dalam 28 pertandingan dengan catatan satu gol dan satu assist.
Tak hanya itu, Machuca juga turut berkontribusi membantu Vélez Sarsfield meraih dua gelar pada tahun 2025, yakni Piala Super Argentina dan Piala Super Amerika Selatan.
Prestasi tersebut sempat membuat namanya mendapat sorotan di kancah sepak bola Amerika Selatan.
Namun kasus yang menimpanya kini membuat kariernya harus terhenti sementara dari kompetisi resmi. (adk)