news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak.
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Bukan Timnas Indonesia, Ini 3 Negara yang Berpotensi Gantikan Iran di Piala Dunia 2026: Bintang Persib Ketiban Berkah Bisa Langsung Lolos

Isu keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 mendadak jadi sorotan setelah muncul kabar bahwa negara tersebut berpotensi menarik diri dari turnamen usai konflik.
Jumat, 13 Maret 2026 - 07:58 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Isu keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 mendadak menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa negara tersebut berpotensi menarik diri dari turnamen. Situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah membuat masa depan Iran di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia itu kini berada dalam ketidakpastian.

Iran sebelumnya tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru berdasarkan hasil undian fase grup. Namun ketegangan politik serta serangan militer yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu membuat partisipasi mereka kini dipertanyakan.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, sebelumnya telah mengisyaratkan bahwa negaranya kemungkinan besar tidak akan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Situasi itu kemudian diperkuat oleh pernyataan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang menegaskan bahwa tim nasionalnya tidak akan berpartisipasi dalam kondisi apa pun.

Kabar potensi mundurnya Iran pun langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar sepak bola. Di Indonesia sendiri sempat muncul rumor bahwa Timnas Indonesia bisa saja menjadi salah satu kandidat pengganti melalui jalur kualifikasi Asia.

Namun kemungkinan tersebut dinilai sangat kecil karena ada sejumlah negara lain yang secara regulasi berada dalam posisi lebih menguntungkan. Apabila Iran benar-benar mundur dan satu slot kosong terbuka di antara 48 negara peserta, setidaknya ada tiga negara yang dianggap paling berpeluang mengisi tempat tersebut.

Irak
Nama pertama yang disebut memiliki peluang paling besar adalah Irak. Secara regulasi konfederasi Asia, Irak berada dalam posisi yang cukup kuat karena menjadi salah satu tim dengan peringkat tinggi yang masih berada di jalur play-off.

Asisten pelatih Irak, Rene Meulensteen, bahkan menyebut timnya berada di posisi paling logis untuk menggantikan Iran jika skenario tersebut benar-benar terjadi. Ia menilai struktur kualifikasi membuat Irak memiliki peluang yang cukup besar.

Pemain asing Persib Bandung, Frans Putros saat berseragam Timnas Irak
Sumber :
  • Instagram/Frans Putros

“Melalui AFC, kami adalah tim dengan peringkat tertinggi,” ujar Meulensteen dilansir dari Talksport.com. “Jadi secara logika, kami yang akan mengambil tempat Iran.”

Andai Irak yang resmi gantikan Iran, maka 1 bintang Persib yakni Frans Putros bakal ketiban durian runtuh. Dirinya bakal bisa langsung tampil di Piala Dunia 2026 tanpa harus melalui fase play off lagi.

Uni Emirat Arab (UEA)
Negara kedua yang berpotensi mendapatkan efek domino dari mundurnya Iran adalah Uni Emirat Arab atau UEA. Skenario ini bisa terjadi apabila FIFA memutuskan Irak langsung menggantikan posisi Iran di putaran final.

Jika hal itu terjadi, maka akan muncul kekosongan di jalur play-off antar-konfederasi yang sebelumnya ditempati Irak. Posisi tersebut berpotensi diisi oleh tim lain dari zona Asia.

“Jika itu terjadi, maka Uni Emirat Arab mungkin akan menggantikan kami untuk memainkan pertandingan melawan pemenang antara Suriname dan Bolivia,” jelas Meulensteen. Ia menyebut perubahan jalur kualifikasi seperti itu cukup memungkinkan tergantung keputusan FIFA.

Italia
Di luar skenario zona Asia, muncul pula wacana bahwa FIFA bisa saja mengambil pendekatan berbeda. Pendekatan itu berkaitan dengan aspek komersial, popularitas turnamen, serta nilai kompetitif di Piala Dunia.

Salah satu opsi yang dibicarakan adalah menunjuk tim dengan peringkat FIFA tertinggi yang gagal lolos ke putaran final. Dalam skenario tersebut, Italia disebut sebagai kandidat yang paling mungkin.

Timnas Italia kalah dari Norwegia
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

“Jika FIFA yang membuat keputusan akhir, ada kemungkinan mereka memilih tim dengan peringkat FIFA tertinggi untuk menggantikan Iran, yaitu Italia,” kata Meulensteen. “Anda bisa berpikir sendiri, siapa yang mungkin lebih mereka inginkan tampil di Piala Dunia.”

Tantangan di Jalur Play-off
Di tengah berbagai spekulasi itu, Irak sebenarnya sudah sangat dekat dengan tiket menuju Piala Dunia 2026. Mereka dijadwalkan menghadapi pemenang laga antara Bolivia dan Suriname dalam pertandingan play-off antar-konfederasi di Meksiko pada akhir Maret mendatang.

Namun situasi konflik di kawasan Timur Tengah diakui turut memengaruhi persiapan tim. Gangguan penerbangan internasional membuat perjalanan para pemain menjadi tidak semudah biasanya.

Pelatih Irak, Graham Arnold, bahkan disebut khawatir tidak dapat menurunkan skuad terbaiknya karena sebagian pemain berasal dari liga domestik Irak. Kendala perjalanan dan jadwal yang padat bisa menjadi hambatan tersendiri bagi tim.

Meski demikian, Meulensteen menilai pencapaian Irak sejauh ini sudah menjadi sesuatu yang luar biasa. Ia juga menegaskan bahwa situasi yang terjadi saat ini tidak bisa dibandingkan dengan penderitaan masyarakat yang terdampak konflik.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:17
04:37
04:43
04:35
13:52
01:43

Viral