news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Malaysia.
Sumber :
  • FA Malaysia

Timnas Malaysia Jadi Tim dengan Penurunan Terburuk di Ranking FIFA April 2026, Merosot Tajam usai Skandal Pemain Keturunan Palsu

Rapor buruk menghantam sepak bola Malaysia setelah tim nasional mereka tercatat sebagai negara dengan penurunan peringkat paling tajam dalam ranking FIFA baru.
Jumat, 3 April 2026 - 08:59 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Rapor buruk menghantam sepak bola Malaysia setelah tim nasional mereka tercatat sebagai negara dengan penurunan peringkat paling tajam dalam ranking FIFA edisi April 2026. Situasi ini menjadi pukulan telak bagi publik Harimau Malaya yang sebelumnya sempat menaruh harapan besar terhadap performa tim kebanggaan mereka.

Kemerosotan itu disebut bermula dari skandal penggunaan pemain keturunan ilegal yang melanggar aturan naturalisasi internasional pada babak Kualifikasi Piala Asia. Akibat kasus tersebut, Malaysia harus menerima hukuman kalah walkover dalam dua laga penting yang seharusnya bisa menjadi sumber tambahan poin.

Hukuman itu berdampak besar terhadap akumulasi nilai yang selama ini mereka kumpulkan. Dalam waktu singkat, posisi Malaysia pun langsung merosot dan mencatatkan penurunan paling buruk dibanding negara lain pada periode ranking kali ini.

Berdasarkan data terbaru, Malaysia turun hingga 17 peringkat dan kini menempati posisi ke-138 dunia. Sebelumnya, mereka masih berada di urutan ke-121 dan relatif nyaman pada pembaruan ranking periode sebelumnya.

Tak hanya turun tajam, Malaysia juga disebut menjadi tim dengan kehilangan poin terbanyak dalam edisi ranking FIFA kali ini. Catatan tersebut semakin menegaskan betapa besar dampak dari persoalan administratif yang menimpa skuad Harimau Malaya.

Ranking FIFA Malaysia Terjun Bebas
Sumber :
  • FIFA

Total poin yang hilang mencapai 61,51 angka dalam satu periode penilaian. Akibatnya, koleksi poin Malaysia menyusut menjadi 1.086,22 dari sebelumnya 1.144,73.

Di saat Malaysia terpuruk, Thailand justru mengukuhkan diri sebagai kekuatan utama Asia Tenggara. Tim Gajah Perang berhasil naik ke peringkat ke-93 dunia setelah mencatat hasil positif yang mengangkat posisi mereka di ranking FIFA.

Kemenangan 2-1 atas Turkmenistan menjadi salah satu faktor utama yang mendongkrak posisi Thailand. Hasil itu membuat tim asuhan Masatada Ishii mampu melampaui sejumlah negara Asia lain, termasuk China.

Vietnam juga tampil impresif dan menjadi salah satu tim dengan kenaikan paling menonjol pada periode ini. Skuad berjuluk Bintang Emas melesat sembilan peringkat hingga menembus posisi ke-99 dunia.

Lonjakan itu membuat Vietnam kembali masuk jajaran 100 besar dunia. Kemenangan yang mereka dapatkan, termasuk keuntungan dari sanksi administratif yang menimpa Malaysia, ikut mempercepat laju mereka di ranking FIFA.

Secara statistik, Vietnam juga menjadi negara dengan penambahan poin terbanyak dalam periode kali ini. Mereka meraih tambahan 36,17 poin dan kini mengoleksi total 1.225,67 angka.

Pencapaian tersebut menandai kebangkitan signifikan Vietnam setelah sebelumnya sempat berada di peringkat ke-108 dunia. Keberhasilan itu juga membuat Thailand dan Vietnam sama-sama menempatkan diri di 100 besar FIFA, sebuah catatan penting bagi kawasan ASEAN.

Sementara itu, timnas Indonesia masih tertahan di posisi ke-122 dunia. Meski begitu, performa Garuda tetap dinilai cukup kompetitif setelah meraih kemenangan atas Saint Kitts and Nevis serta menelan kekalahan tipis dari Bulgaria pada ajang FIFA Series.

Hasil tersebut membuat tambahan poin Indonesia tidak terlalu signifikan. Skuad asuhan John Herdman kini mengoleksi 1.144,88 poin atau hanya bertambah 0,15 angka dari catatan sebelumnya.

Walau tidak mengalami lonjakan berarti, Indonesia kini resmi berada di atas Malaysia dalam ranking FIFA. Situasi ini menjadi sorotan tersendiri mengingat rivalitas kedua negara selalu menghadirkan tensi tinggi di sepak bola Asia Tenggara.

Dengan posisi tersebut, Indonesia kini menjadi tim ASEAN terbaik ketiga di bawah Thailand dan Vietnam. Persaingan antartim di kawasan pun dipastikan akan semakin menarik untuk diikuti pada periode berikutnya.

Kabar positif juga datang dari Filipina yang berhasil naik satu tingkat ke posisi ke-135 dunia. Hasil imbang 1-1 melawan Tajikistan pada babak Kualifikasi Piala Asia menjadi modal penting bagi The Azkals untuk menambah poin.

Meski belum mampu mengikuti jejak Indonesia menuju putaran final Piala Asia 2027, kenaikan itu tetap menjadi suntikan semangat bagi Filipina. Tambahan poin tersebut setidaknya menunjukkan bahwa mereka masih mampu bersaing di level regional maupun Asia.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral