- REUTERS/Scott Heppell
Ederson Datang ke Manchester United, 3 Pemain Tim Utama Setan Merah Jadi Tumbal
Jakarta, tvOnenews.com – Manchester United (MU) langsung bergerak cepat di bursa transfer musim panas 2026.
Setelah dikabarkan sepakat memboyong gelandang Atalanta, Ederson, Setan Merah kini bersiap merombak skuad dengan melepas tiga pemain tim utama.
Langkah agresif ini diambil manajemen demi mendongkrak performa tim asuhan Michael Carrick.
Meski sempat terseok-seok di awal musim 2025/26, Bruno Fernandes dan kawan-kawan berhasil bangkit pada paruh kedua hingga sukses finis di posisi ketiga Premier League sekaligus mengamankan tiket Liga Champions.
Menurut laporan dari Inggris, MU merogoh kocek sebesar 35 juta poundsterling untuk menebus Ederson.
Gelandang asal Brasil berusia 26 tahun tersebut kabarnya akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan dijadwalkan bergabung dalam latihan pramusim pada awal Juli 2026.
Cuci gudang
Kehadiran Ederson sekaligus menandai berakhirnya era Casemiro di Old Trafford, yang akan hengkang setelah kontraknya habis bulan ini.
Namun, Casemiro bukan satu-satunya yang pergi. Skuad asuhan Carrick ini juga siap mengobral tiga nama besar lainnya:
Manuel Ugarte: Gelandang Uruguay yang dibeli dari PSG senilai 50,5 juta poundsterling pada 2024 ini dinilai gagal memenuhi ekspektasi.
Sepanjang musim lalu, Ugarte hanya tampil 24 kali di semua kompetisi tanpa mencetak satu pun gol maupun assist.
Andre Onana: Kiper yang musim lalu dipinjamkan ke Trabzonspor ini kian terpinggirkan setelah Senne Lammens tampil impresif dan merebut posisi kiper utama.
Kendati demikian, melepas Onana bukan perkara mudah mengingat tuntutan gajinya yang mencapai 120 ribu Poundsterling per pekan kerap memberatkan klub peminat.
Joshua Zirkzee: Striker Timnas Belanda yang ditebus seharga 36,5 juta poundsterling dari Bologna pada 2024 ini masih kesulitan beradaptasi dengan kerasnya Premier League dan gagal menjadi solusi di lini depan.
Michael Carrick menegaskan bahwa bursa transfer musim panas kali ini akan menjadi momentum krusial bagi masa depan klub.
"Sebagai klub sepak bola, kami ingin terus bergerak maju. Kami sadar ada pekerjaan yang harus dilakukan, terutama setelah beberapa pemain pergi. Yang terpenting adalah bagaimana kami memaksimalkan peluang yang ada untuk membuat tim ini semakin kuat," ujar Carrick.