- REUTERS/Matteo Ciambelli
Napoli Pecah Kongsi dengan Antonio Conte, Borok Klub Dibongkar sampai Bawa-bawa 'Racun'
Jakarta, tvOnenews.com – Kabar mengejutkan datang dari panggung Serie A. Napoli resmi memutus kontrak sang pelatih, Antonio Conte.
Kepergian mantan juru taktik Chelsea, Inter Milan, dan Tottenham Hotspur ini pun langsung meninggalkan aroma kekacauan besar di internal klub.
Tak pakai filter, Conte hengkang sambil melempar bom waktu. Ia menuduh ada "banyak racun" yang sengaja disebarkan oleh orang-orang di dalam klub.
Hancurnya hubungan Conte dan Napoli sebenarnya bukan kejutan besar. Menjelang akhir musim, tanda-tanda keretakan sudah sangat jelas.
Dalam konferensi pers terakhirnya, Antonio Conte secara terbuka mendebat pemilik klub, Aurelio De Laurentiis. Conte mengaku "sama sekali tidak setuju" dengan klaim sang pemilik yang menyebut Napoli gagal juara liga hanya karena badai cedera.
Puncaknya terjadi setelah Napoli menelan kekalahan memalukan 2-3 dari Bologna di kandang sendiri. Conte merasa atmosfer klub sudah tidak sehat dan memutuskan untuk menyerah.
"Di Napoli, saya gagal dalam satu hal: menyatukan tim. Banyak racun di sini, dan penyebarnya adalah orang-orang gagal yang cuma cari muka. Napoli butuh orang serius, bukan orang berbahaya seperti mereka. Jadi, saya angkat tangan. Sebulan lalu, saya telepon presiden (De Laurentiis). Saya bilang, demi persahabatan kita, perjalanan saya di sini sudah selesai. Ini keputusan saya sendiri." ungkapnya, seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat, 5 Juni 2026.
Bukannya menahan atau sedih, Aurelio De Laurentiis—pemilik Napoli berusia 77 tahun yang terkenal kontroversial—justru menanggapi kepergian Antonio Conte dan potensi eksodus pemain bintangnya dengan sangat santai. Dua pemain pilar, Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne, dikabarkan bakal ikut angkat kaki.
"Mereka sudah membuat pernyataan (ingin pergi). Kita lihat saja nanti di lapangan. Kalau mereka harus pergi, ya pergi saja. Dunia ini tidak kekurangan pemain sepak bola," cetus De Laurentiis, acuh tak acuh.
Sikap masa bodoh sang pemilik tampaknya klop dengan perasaan Kevin De Bruyne. Gelandang asal Belgia ini tidak ragu menunjukkan rasa bahagianya setelah Conte didepak, karena ia memang tidak menyukai taktik pragmatis sang pelatih.