- IMAGN IMAGES via Reuters
Piala Dunia 2026: Ditahan Bosnia 1-1, Jesse Marsch Tetap Apresiasi Perjuangan Timnas Kanada di Laga Pembuka
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Kanada gagal meraih hasil maksimal pada laga perdana Grup B Piala Dunia 2026. Meski hanya bermain imbang, pelatih Jesse Marsch tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.
Kanada harus puas berbagi poin setelah ditahan Bosnia-Herzegovina dengan skor 1-1. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Jumat waktu setempat.
Hasil ini membuat Les Rouges belum mampu membuka turnamen dengan kemenangan. Meski demikian, satu poin tetap menjadi bekal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Bosnia-Herzegovina lebih dulu unggul pada babak pertama melalui gol Jovo Lukic. Gol tersebut membuat tuan rumah berada dalam tekanan sejak awal pertandingan.
Kanada kesulitan menemukan ritme permainan sepanjang 45 menit pertama. Tim asuhan Jesse Marsch terlihat kurang agresif dan memberikan ruang bagi lawan untuk berkembang.
Memasuki babak kedua, performa Kanada mulai menunjukkan perubahan. Intensitas serangan meningkat dan penguasaan bola perlahan beralih ke tangan tuan rumah.
Jonathan David dan kolega tampil lebih percaya diri setelah jeda. Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir pertandingan.
Gol penyama kedudukan Kanada tercipta pada menit ke-78 melalui Cyle Larin. Striker berpengalaman itu sukses memanfaatkan peluang untuk menghidupkan harapan timnya.
Jesse Marsch mengaku cukup puas dengan respons yang ditunjukkan anak asuhnya. Menurut dia, Kanada mampu bangkit setelah menjalani babak pertama yang kurang meyakinkan.
Pelatih berusia 52 tahun itu menilai timnya menunjukkan perkembangan positif sepanjang laga. Ia juga memberikan pujian kepada para pemain pengganti yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Marsch menegaskan hasil imbang ini harus menjadi bahan pembelajaran bagi timnya. Ia berharap Kanada bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
"Kami harus memastikan belajar dari pertandingan hari ini. Kami akan terus berusaha," ujar Marsch seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Menurut Marsch, Kanada sebenarnya mampu mengendalikan permainan pada babak kedua. Dominasi tersebut menjadi bukti bahwa timnya memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi.
"Kami merasa sudah menguasai pertandingan. Kami mulai menekan dan para pemain pengganti mampu memberikan dampak positif," katanya.
Hasil imbang ini menempatkan Kanada di papan atas klasemen sementara Grup B dengan koleksi satu poin. Bosnia-Herzegovina juga mengumpulkan poin yang sama setelah laga pembuka.
Kanada kini mengalihkan fokus ke pertandingan kedua fase grup. Les Rouges dijadwalkan menghadapi Qatar di Stadion BC Place, Vancouver, pada 18 Juni mendatang.
Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi Kanada untuk meraih kemenangan pertama. Tambahan tiga poin akan memperbesar peluang mereka melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026.
(sub)