- Socceroos
Piala Dunia 2026: Demi Harga Diri, Pelatih yang Sempat Permalukan Timnas Indonesia Ini Minta Australia All Out Lawan Turki
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Australia bersiap memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026. Pelatih Tony Popovic meminta para pemain Socceroos tampil habis-habisan saat menghadapi Turki pada laga perdana Grup D.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Minggu (14/6/2026). Popovic menegaskan timnya harus menunjukkan bahwa Australia merupakan tim yang layak dihormati di panggung dunia.
Menurut Popovic, target utama Australia bukan hanya mengejar hasil positif. Ia ingin anak asuhnya tampil kompetitif dan mampu memberikan perlawanan maksimal sepanjang pertandingan.
"Itulah tujuan utama kami besok, untuk menjadi sangat kompetitif, demi menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat dan pantas dihormati," kata Popovic, dikutip dari laman resmi FIFA.
Pelatih yang pernah membawa Australia mengalahkan Timnas Indonesia 5-1 pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu menilai Turki sebagai lawan yang sangat berbahaya. Kualitas individu maupun kolektif tim berjuluk Ay-Yildizlilar tersebut mendapat perhatian khusus dari staf pelatih Australia.
Popovic mengaku telah mempelajari permainan Turki secara mendalam. Namun, ia menegaskan Australia tidak boleh hanya fokus pada kekuatan lawan.
Menurutnya, Socceroos juga harus percaya diri dengan kemampuan yang mereka miliki. Australia dituntut berani menunjukkan identitas permainan mereka di ajang sebesar Piala Dunia.
"Kami tahu mereka kuat, kami sudah menganalisis mereka, tetapi kami juga harus memikirkan diri kami sendiri dan bagaimana kami bisa membuat masalah bagi mereka serta menunjukkan sepak bola Australia di Piala Dunia," ujarnya.
Selain kualitas pemain, dukungan suporter Turki juga menjadi faktor yang diwaspadai Australia. Popovic memahami lawannya selalu mendapat energi tambahan dari para pendukung yang hadir di stadion.
Pelatih berusia 52 tahun itu juga menilai atmosfer Piala Dunia selalu berbeda dibandingkan turnamen lainnya. Menurutnya, ajang empat tahunan tersebut merupakan panggung terbesar bagi setiap pesepak bola.
Meski demikian, Popovic memastikan timnya tidak terbebani tekanan berlebihan. Australia tetap berpegang pada proses yang telah mereka bangun selama masa persiapan.
"Tentu saja, Piala Dunia itu unik. Setiap empat tahun sekali. Ini adalah ajang olahraga terbaik di dunia dan tentu sedikit berbeda. Kami nyaman dengan proses yang kami jalani dan senang dengan tim yang akan diturunkan besok," kata Popovic.