- IMAGN IMAGES via Reuters
Piala Dunia 2026: Dramatis Tahan Imbang Swiss 1-1, Pelatih Timnas Qatar Semringah dan Bangga
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Qatar memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang membanggakan. Mereka sukses menahan Swiss 1-1 pada laga perdana Grup B, Sabtu (13/06/2026), lewat drama hingga menit akhir.
Hasil tersebut terasa spesial bagi Qatar. Pasalnya, itu menjadi poin pertama yang berhasil mereka raih sepanjang sejarah keikutsertaan di putaran final Piala Dunia.
Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia memuji mentalitas dan disiplin yang ditunjukkan para pemain sepanjang pertandingan.
"Saya sangat bangga dengan tim ini. Saya mengatakan kepada mereka bahwa meski kami tidak mencetak gol dan tidak bermain imbang, saya tetap bangga dengan mentalitas serta disiplin yang mereka tunjukkan hari ini," ujar Lopetegui.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, hasil akhir menjadi bonus atas kerja keras timnya. Gol penyeimbang yang lahir di penghujung laga membuat malam Qatar terasa semakin bersejarah.
"Namun, beruntung kami mencetak gol dan itu menjadi sebuah sejarah," lanjut Lopetegui seperti dikutip AFP, Minggu.
Bermain di Levi's Stadium, Qatar sempat berada dalam posisi sulit. Swiss lebih dulu memimpin melalui penalti Breel Embolo pada babak pertama.
Tim Eropa tersebut tampil dominan sepanjang pertandingan. Swiss bahkan mencatatkan 26 tembakan, tetapi gagal mengubah keunggulan menjadi kemenangan.
Saat kekalahan sudah di depan mata, Qatar menunjukkan semangat pantang menyerah. Boualem Khoukhi muncul sebagai penyelamat lewat gol pada masa injury time babak kedua.
Gol itu langsung disambut sukacita oleh seluruh skuad Qatar. Satu poin yang diraih terasa seperti kemenangan setelah perjuangan keras selama 90 menit.
Bagi Qatar, turnamen kali ini merupakan penampilan kedua mereka di Piala Dunia. Sebelumnya, mereka tampil sebagai tuan rumah pada edisi 2022.
Laga melawan Swiss juga menjadi momen emosional bagi Lopetegui. Setelah penantian panjang, ia akhirnya merasakan pengalaman memimpin tim di ajang Piala Dunia.
Kesempatan itu sebenarnya hampir datang pada 2018. Namun, beberapa hari sebelum Piala Dunia Rusia dimulai, Lopetegui diberhentikan dari jabatan pelatih Timnas Spanyol.
Saat itu, Federasi Sepak Bola Spanyol mengambil keputusan tegas. Lopetegui dipecat setelah diumumkan akan menangani Real Madrid seusai turnamen.
Delapan tahun kemudian, kesempatan yang sempat hilang akhirnya terbayar. Lopetegui kini bisa menikmati panggung Piala Dunia sambil membawa Qatar menorehkan sejarah baru.
(sub)