- Reuters/Simon Fearn
Australia Redam Gempuran 30 Tembakan Turki di Piala Dunia 2026, Sang Pelatih Beri Pujian Setinggi Langit
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Australia, Tony Popovich, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah sukses meraih kemenangan penting pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026. Australia mampu menaklukkan Turki dengan skor 2-0 di Stadion BC Place, Kanada, Minggu (14/6/2026).
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi Australia dalam persaingan menuju babak selanjutnya. Tiga poin yang diraih juga membuat langkah Socceroos semakin percaya diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Popovich menilai kemenangan itu merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim. Ia menyebut para pemain mampu menjalankan instruksi yang telah dipersiapkan oleh tim pelatih sebelum pertandingan berlangsung.
Menurut Popovich, kedisiplinan para pemain menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Australia mengamankan kemenangan. Mereka dinilai mampu tetap fokus meski mendapat tekanan besar dari permainan menyerang Turki.
"Kami mencoba membimbing serta mendukung para pemain dan mereka tampil luar biasa," kata Popovic dalam laman FIFA, Minggu (14/6/2026).
Pelatih berusia 52 tahun tersebut juga dinilai berhasil menerapkan strategi yang efektif sepanjang pertandingan. Taktik yang disiapkannya mampu meredam agresivitas Turki yang terus berusaha menekan lini pertahanan Australia.
Secara statistik, Turki sebenarnya tampil cukup dominan dalam urusan menciptakan peluang. Mereka mampu melepaskan 30 percobaan tembakan sepanjang pertandingan.
Dari jumlah tersebut, delapan tembakan berhasil mengarah tepat ke gawang Australia. Namun sebagian besar peluang itu dapat digagalkan oleh penampilan gemilang kiper Patrick Beach.
Beach menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan Australia. Penjaga gawang tersebut tampil tenang dan beberapa kali melakukan penyelamatan krusial untuk menjaga gawangnya tetap steril.
Di sisi lain, penyerang muda Australia Nestory Irankunda mengaku sangat menikmati kemenangan tersebut. Baginya, hasil positif itu terasa semakin spesial karena Australia tidak banyak dijagokan sebelum pertandingan.
Irankunda mengatakan status nonunggulan justru menjadi tambahan motivasi bagi skuad Socceroos. Ia menilai timnya kembali membuktikan kualitas yang dimiliki di level tertinggi sepak bola dunia.
Menurut pemain berusia muda tersebut, Australia sering kali dipandang sebelah mata oleh lawan-lawannya. Meski demikian, hal itu tidak membuat para pemain kehilangan rasa percaya diri.