news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Reaksi Pemain Swedia usai Dikalahkan Belanda di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS

Piala Dunia 2026: Seolah Tak Percaya, Pelatih Swedia Terkejut Usai Timnya Dihajar Belanda 5-1

Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda di Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026).
Minggu, 21 Juni 2026 - 04:43 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, mengaku tidak menyangka timnya harus menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda pada laga Grup F Piala Dunia 2026, Minggu (21/06/2026). Meski kecewa, ia menegaskan hasil buruk itu harus dijadikan bahan evaluasi penting.

Bertanding di Stadion NRG, Houston, Swedia gagal mengimbangi permainan agresif Belanda sejak menit-menit awal. Tim Oranye tampil dominan dan mampu memanfaatkan hampir setiap celah di lini pertahanan lawan.

Potter mengakui jalannya pertandingan jauh dari perkiraannya sebelum laga dimulai. Menurutnya, kekalahan menyakitkan seperti ini terkadang diperlukan agar sebuah tim memahami kelemahan yang masih harus diperbaiki.

"Saya tidak menyangka pertandingan akan berjalan seperti ini, tetapi kami harus belajar dari situasi ini," ujar Potter seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Belanda mengamankan kemenangan besar berkat dua gol Brian Brobbey dan dua gol Cody Gakpo. Sementara satu gol lainnya disumbangkan Crysencio Summerville yang melengkapi pesta gol De Oranje.

Kekalahan tersebut membuat Swedia harus turun ke posisi kedua klasemen sementara Grup F dengan raihan tiga poin. Situasi itu membuat persaingan menuju babak 32 besar semakin ketat menjelang laga terakhir fase grup.

Potter menilai salah satu masalah utama timnya terlihat di sektor sayap yang berulang kali dieksploitasi Belanda. Ia juga menyoroti gol pembuka lawan yang berawal dari bola panjang yang gagal diantisipasi dengan baik.

"Mereka sangat menyulitkan kami dari area sayap. Gol pertama datang dari umpan panjang yang tidak mampu kami tangani dengan baik," jelas mantan pelatih Chelsea tersebut.

Kini fokus Swedia beralih ke pertandingan hidup-mati melawan Jepang. Duel terakhir Grup F itu akan digelar di Stadion AT&T, Arlington, Texas, pada Jumat (26/6) pukul 06.00 WIB.

Kemenangan menjadi harga mati bagi Swedia jika ingin melangkah ke babak 32 besar dengan status juara Grup F. Potter pun berharap timnya mampu bangkit dan menunjukkan respons positif setelah kekalahan telak dari Belanda.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral