news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Sassuolo, Ismael Kone.
Sumber :
  • Reuters-Anne-Marie Sorvin-Imagn Images

FIFA Beri Kompensasi Besar pada Klub Jay Idzes Atas Ulah Qatar di Piala Dunia

Rekan satu tim Jay Idzes di Sassuolo, Ismael Kone gagal melanjutkan gelaran Piala Dunia setelah mengalami cedera patah kaki mengerikan saat membela negaranya, Kanada
Minggu, 21 Juni 2026 - 17:37 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA akan memberikan kompensasi besar pada klub Jay Idzes, Sassuolo setelah pemainnya, Ismael Kone menjadi korban ulah Qatar di Piala Dunia.

Rekan satu tim Jay Idzes di Sassuolo, Ismael Kone gagal melanjutkan gelaran Piala Dunia setelah mengalami cedera patah kaki mengerikan saat membela negaranya, Kanada. Kemenangan 6-0 dari Qatar pun dibayar mahal dengan cedera Ismael Kone. 

Insiden tersebut terjadi setelah Kone menerima tekel keras dari pemain Qatar, Assim Madibo. Pelanggaran itu membuat Madibo langsung diganjar kartu merah dan sang pemain kemudian menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut.

Cedera serius yang dialami Kone membuat FIFA harus ikut menanggung konsekuensi finansial. Melalui FIFA Club Protection Programme, badan sepak bola dunia itu akan memberikan kompensasi kepada klub yang kehilangan pemain akibat cedera saat menjalani tugas bersama tim nasional.

Dilansir dari laman Mirror, Ismael Kone memenuhi syarat untuk mendapatkan perlindungan dari FIFA karena dipastikan absen dari klub selama lebih dari 28 hari.

Menurut laporan yang beredar, pemain Kanada itu menerima gaji sekitar 3.200 poundsterling per pekan atau setara Rp75,2 juta. Jika proses pemulihannya memakan waktu hingga 150 hari, FIFA diperkirakan harus mengeluarkan dana sekitar 480 ribu poundsterling atau setara Rp11,28 miliar. Jumlah itu bahkan masih bisa bertambah tergantung lamanya masa pemulihan sang pemain.

Kabar baik datang setelah Kone berhasil menjalani operasi pada kaki kirinya. Federasi Sepak Bola Kanada memastikan proses operasi berjalan lancar.

"Operasi untuk memperbaiki patah tulang di kaki kiri berjalan dengan sukses sepenuhnya. Pemain akan memulai program rehabilitasinya dalam beberapa hari ke depan. Seluruh klub mengirimkan doa terbaik untuk kesembuhan Ismael secepatnya," tulis pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Kanada dikutip Minggu (21/6/2026).

Pernyataan serupa juga disampaikan Sassuolo yang berharap pemain berusia muda tersebut bisa segera pulih dan kembali ke lapangan.

Di tengah cobaan berat yang dialaminya, Kone menunjukkan keteguhan hati melalui pesan emosional yang diunggah di media sosial.

"Allah tidak pernah mengecewakan saya. Sepanjang hidup saya, tidak pernah sekalipun. Jadi mengapa saya harus meragukan-Nya sekarang? Dia memiliki rencana dan visi untuk kita semua," tulis Kone.

Ia menilai ujian cedera tersebut sebagai bagian dari penguatan iman dan karakter dalam hidupnya.

"Ujian ini adalah tes bagi keimanan dan karakter saya. Saya siap menghadapinya karena ALLAH tidak akan memberikan tantangan yang tidak bisa kita lewati," lanjutnya.

Kone juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diterimanya dari para penggemar dan rekan-rekannya.

"Cinta dan dukungan kalian sangat saya rasakan. Saya sangat bersyukur kepada semua orang yang telah mendoakan saya," katanya.

Meski harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di Piala Dunia 2026, Kone memastikan dirinya tetap akan mendukung Kanada dari pinggir lapangan.

"Kepada saudara-saudara saya di tim Kanada, saya sekarang berubah menjadi asisten pelatih untuk mendukung kalian dari pinggir lapangan. Saya mencintai kalian sepenuh hati. Saya akan segera kembali dan kita akan menciptakan lebih banyak kenangan bersama," pungkasnya.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral