- ANTARA/AFP/Kirill Kudryavtsev
9 Pelatih Resmi Kehilangan Pekerjaan Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026, Korban Terbaru dari Jerman
tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi panggung bagi para pemain terbaik dunia, tetapi juga menjadi ujian terbesar bagi para pelatih tim nasional.
Hasil yang mengecewakan membuat sejumlah federasi mengambil langkah tegas, sementara beberapa pelatih memilih mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan timnya.
Hingga 3 Juli 2026, setidaknya delapan pelatih dipastikan mengakhiri masa baktinya setelah tim yang mereka tangani gagal memenuhi target di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- REUTERS/Henry Romero
1. Sabri Lamouchi (Tunisia)
Sabri Lamouchi menjadi pelatih pertama yang kehilangan pekerjaannya di Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Tunisia memutuskan memecat pelatih asal Prancis itu setelah timnya dihajar Swedia dengan skor telak 1-5 pada pertandingan pembuka Grup F.
Lamouchi sebenarnya baru dipercaya menangani Tunisia pada awal 2026 sebagai pengganti pelatih sebelumnya. Namun, awal yang buruk di Piala Dunia membuat federasi bergerak cepat dengan menunjuk Hervé Renard sebagai pelatih baru hingga akhir turnamen.
2. Hong Myung-bo (Korea Selatan)
- REUTERS/Kim Soo-Hyeon
Hong Myung-bo memilih mengundurkan diri setelah Korea Selatan gagal melangkah ke fase gugur. Taegeuk Warriors hanya mampu meraih satu kemenangan di babak grup sehingga harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Legenda sepak bola Korea Selatan itu kembali dipercaya melatih tim nasional sejak pertengahan 2024.
Namun, kegagalan memenuhi ekspektasi di Piala Dunia membuat Hong mengambil tanggung jawab penuh dengan meletakkan jabatannya sesaat setelah tim dipastikan tersingkir.
3. Steve Clarke (Skotlandia)
- REUTERS/Peter Cziborra | REUTERS/Pilar Olivares
Steve Clarke juga mengakhiri kebersamaannya dengan Skotlandia usai timnya gagal lolos dari fase grup.
Pelatih berusia 62 tahun tersebut mengumumkan pengunduran dirinya melalui surat terbuka kepada para pendukung.
Clarke telah memimpin Skotlandia sejak Mei 2019 dan sukses membawa negaranya kembali tampil di turnamen besar setelah penantian panjang.
Meski sempat memperpanjang kontraknya sebelum Piala Dunia, hasil yang kurang memuaskan membuatnya memilih mengakhiri masa baktinya.
4. Sebastian Beccacece (Ekuador)
- REUTERS/Eloisa Sanchez
Sebastian Beccacece memutuskan mundur setelah Ekuador tersingkir di babak 32 besar usai kalah 0-2 dari Meksiko.
Pelatih asal Argentina itu mulai menangani La Tri pada Agustus 2024.