news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni.
Sumber :
  • REUTERS/Agustin Marcarian

Piala Dunia 2026: Mati-matian Lolos ke 16 Besar, Lionel Scaloni Akui Argentina Dibuat Frustrasi Lawan Tanjung Verde

Argentina bekerja ekstra keras sebelum memastikan tiket 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Lionel Scaloni akui Tanjung Verde memberikan perlawanan yang sulit.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:23 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras sebelum memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Lionel Scaloni mengakui Tanjung Verde memberikan perlawanan yang jauh lebih sulit dari perkiraan.

Argentina akhirnya menang dramatis 3-2 setelah melalui babak tambahan waktu. Duel sengit di Stadion Hard Rock, Miami, Sabtu (04/07/2026) WIB, memaksa juara bertahan mengerahkan seluruh kemampuan hingga menit-menit akhir.

Scaloni tak menutupi rasa lega setelah timnya lolos dari tekanan besar. Menurutnya, kemenangan tersebut lahir berkat karakter kuat yang kembali diperlihatkan para pemain Argentina.

"Pertandingan ini benar-benar sangat sulit. Kami harus terus fokus pada hal-hal positif. Tim ini tidak pernah menyerah, itu yang paling penting," ujar Scaloni, dikutip dari FIFA.

Argentina sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Lionel Messi membuka keunggulan. Gol tersebut menjadi gol ketujuh sang kapten di Piala Dunia 2026 sekaligus mengukuhkan posisinya di daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Namun, Tanjung Verde menunjukkan mental luar biasa sepanjang pertandingan. Wakil Afrika itu mampu menyamakan skor dan memaksa laga berlanjut hingga babak tambahan waktu.

Situasi kembali berulang ketika Lisandro Martinez membawa Argentina unggul pada extra time. Tanjung Verde lagi-lagi memberikan respons cepat melalui gol spektakuler Sidny Cabral yang membuat pertandingan kembali hidup.

Ketegangan baru benar-benar berakhir pada menit ke-111. Argentina memastikan kemenangan setelah bek Tanjung Verde, Diney Burgos, mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola hasil sepak pojok Lionel Messi.

Scaloni memberikan apresiasi tinggi kepada lawannya yang tampil tanpa rasa takut. Ia menilai Tanjung Verde pantas mendapat pujian karena mampu memaksa Argentina berjuang hingga batas akhir.

"Saya harus memberikan pujian kepada lawan kami. Hari ini Tanjung Verde membuktikan bahwa mereka adalah tim yang hebat. Sejujurnya, semua orang merasa sangat lelah setelah pertandingan, karena mereka telah memberikan yang terbaik," kata Scaloni.

Pelatih berusia 48 tahun itu juga menegaskan bahwa identitas Argentina selalu terlihat ketika menghadapi pertandingan sulit. Ia menyebut semangat juang para pemain menjadi pembeda dalam situasi penuh tekanan.

"Ini Argentina. Jika Anda tidak memahaminya, akan sulit. Kami orang Argentina akan memahaminya, karena tidak ada yang mudah," ucap Scaloni.

Selain para pencetak gol, penampilan Emiliano Martinez juga mendapat sorotan. Penjaga gawang Aston Villa tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan krusial yang membuat Argentina tetap bertahan dalam momen-momen genting.

Kemenangan atas Tanjung Verde memastikan langkah Argentina berlanjut ke babak 16 besar. Lionel Messi dan kolega selanjutnya akan menghadapi Mesir yang sebelumnya menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti.

Pertandingan babak 16 besar antara Argentina dan Mesir dijadwalkan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa (7/7). Laga tersebut diprediksi kembali menjadi ujian berat bagi sang juara bertahan dalam upaya mempertahankan trofi Piala Dunia.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral