news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lionel Messi dan Vozinha dalam laga Argentina vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS - JC Ruiz/Sipa USA

Piala Dunia 2026 Hari Ini: Australia Akhirnya Pulang Kampung hingga Argentina Gagal Menang Mudah dari Tanjung Verde

Mulai dari drama adu penalti yang menegangkan hingga kegagalan tim raksasa dunia meraih kemenangan mudah, berikut highlight Piala Dunia 2026 tanggal 4 Juli.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 terus menyajikan drama tingkat tinggi yang menguras emosi para pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia.

Pada matchday yang berlangsung tanggal 4 Juli 2026, sejumlah laga krusial berhasil menghadirkan kejutan besar bagi para suporter.

Mulai dari drama adu penalti yang menegangkan hingga kegagalan tim raksasa dunia meraih kemenangan mudah, intensitas turnamen yang semakin memuncak ini melahirkan berbagai momen ikonik yang sangat menarik untuk diulas lebih mendalam lewat rangkuman pertandingan berikut.

 

Tragedi penalti di laga Australia vs Mesir

Mohamed Salah dalam laga Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS - Stefan Koops/EYE4IMAGES/NurPhoto

Pertandingan dengan tensi tinggi langsung tersaji saat Timnas Australia berhadapan dengan Mesir. Setelah bermain imbang sama kuat sepanjang waktu normal dan babak perpanjangan waktu, pemenang laga hidup-mati ini terpaksa harus ditentukan lewat drama adu penalti.

Mesir akhirnya keluar sebagai pemenang yang sah setelah eksekutor terakhir mereka sukses menyarangkan bola ke gawang, sementara dua penendang utama Australia gagal menuntaskan tugasnya.

Kekalahan tragis ini memastikan Socceroos kini resmi menjadi satu-satunya perwakilan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang tersingkir dari ketatnya persaingan Piala Dunia 2026.

 

Laga panas Argentina vs Tanjung Verde

Lionel Messi dalam laga Argentina vs Cape Verde di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS - by Matias J. Ocner/Miami Herald/TNS/ABACAPRESS.COM

Di pertandingan lainnya, tim raksasa Argentina dipaksa memeras keringat dingin saat menghadapi perlawanan sengit Tanjung Verde. Alih-alih memetik kemenangan mudah seperti yang diprediksi banyak orang, tim Tango justru terlibat dalam laga yang berlangsung sangat panas dan sengit sejak menit awal babak pertama.

Argentina berkali-kali melakukan serangan di babak pertama, dan Lionel Messi menjadi pembuka keran skor bagi timnya pada menit ke-29. Namun, Tanjung Verde tak tinggal diam dan mulai ganas di babak kedua, hingga akhirnya Deroy Duarte melesatkan gol cantiknya pada menit ke-59.

 

Kegemilangan Vozinha tahan gempuran Messi dkk

Vozinha dalam laga Argentina vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • JC Ruiz/Sipa USA

Sebagai tim debutan baru di panggung sebesar Piala Dunia 2026, Tanjung Verde terbukti mampu menunjukkan performa kolektif yang luar biasa dengan menahan imbang Argentina secara dramatis hingga wasit harus memberikan tambahan waktu yang cukup panjang.

Ketatnya garis pertahanan dan penjagaan berlapis dari para pemain Tanjung Verde membuat Lionel Messi dkk tidak bisa dengan mudah menggempur gawang lawan.

Sang penjaga gawang andalan, Vozinha, tampil luar biasa dengan menghasilkan deretan save krusial yang sangat merepotkan lini depan Argentina.

Atas performa gemilangnya, Fotmob memberi rating 7,7 atas penampilan Vozinha dalam laga Argentina vs Tanjung Verde.

 

Gol tunggal Kolombia amankan tiket 16 besar

Johan Mojica (kanan) dalam laga Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS - Roman Puno/Cal Sport Media/Sipa USA

Sementara itu, hasil positif berhasil dipetik oleh Kolombia yang mengalahkan Ghana melalui perjuangan yang tidak kalah melelahkan.

Lewat skema permainan taktis dan pertahanan kokoh, Kolombia menyudahi perlawanan sengit wakil Afrika tersebut dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal yang tercipta di awal babak pertama ini sudah lebih dari cukup untuk memastikan satu tempat aman bagi Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 

 

Rangkaian pertandingan hari ini membuktikan bahwa status tim unggulan di atas kertas sama sekali tidak menjamin kemudahan di atas lapangan hijau.

Dengan tersingkirnya Australia serta melesatnya Kolombia ke fase gugur, persaingan memperebutkan trofi paling bergengsi ini dipastikan akan berjalan semakin ketat dan sulit diprediksi. (ism)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral