- REUTERS/Siphiwe Sibeko
Disingkirkan Argentina, Tanjung Verde Kantongi Hadiah Ratusan Miliar Rupiah dari FIFA
tvOnenews.com - Perjalanan Timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 memang harus berakhir di babak 32 besar setelah kalah dramatis 2-3 dari juara bertahan Argentina.
Meski gagal melangkah lebih jauh, tim kejutan asal Afrika itu tetap meninggalkan turnamen dengan kepala tegak sekaligus membawa pulang hadiah finansial yang sangat besar dari FIFA.
Keberhasilan mencapai fase gugur menjadi pencapaian bersejarah bagi Tanjung Verde. Selain mengangkat nama negara di panggung sepak bola dunia, prestasi tersebut juga memberikan pemasukan yang dapat menjadi modal penting bagi perkembangan sepak bola nasional.
- REUTERS - JC Ruiz/Sipa USA
Dalam skema pembagian hadiah resmi Piala Dunia 2026, setiap negara peserta memperoleh dana persiapan sebesar 1,5 juta dolar Amerika Serikat.
Dana ini diberikan FIFA untuk membantu federasi menutup biaya pemusatan latihan, perjalanan, akomodasi, hingga berbagai kebutuhan menjelang turnamen.
Sementara itu, keberhasilan Tanjung Verde lolos dari fase grup dan mencapai babak 32 besar membuat mereka berhak atas hadiah performa sebesar 11 juta dolar AS.
Dengan demikian, total dana yang dipastikan diterima Federasi Sepak Bola Tanjung Verde mencapai sekitar 12,5 juta dolar AS atau setara lebih dari Rp200 miliar, tergantung nilai tukar yang berlaku.
- IMAGN IMAGES via Reuters/Troy Taormina
Nominal tersebut menjadi pencapaian finansial yang sangat berarti bagi negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat tersebut.
Dana itu berpotensi menjadi suntikan besar untuk mempercepat perkembangan sepak bola Tanjung Verde dalam beberapa tahun ke depan.
Anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga, memperbaiki fasilitas latihan, mengembangkan kompetisi usia muda, hingga memperkuat sistem pembinaan pemain berbakat agar mampu bersaing di level internasional.
Selain itu, federasi juga memiliki kesempatan memberikan penghargaan kepada para pemain, pelatih, dan staf yang telah mengukir sejarah dengan membawa Tanjung Verde tampil impresif di Piala Dunia 2026.
- REUTERS/Pedro Nunes
Sepanjang turnamen, Tanjung Verde memang menjadi salah satu kejutan terbesar.
Dengan status sebagai negara berpenduduk sekitar setengah juta jiwa, mereka mampu bersaing melawan tim-tim papan atas dunia.
Pada fase grup, Blue Sharks sukses mencuri perhatian setelah tampil disiplin dan mengumpulkan poin yang cukup untuk melaju ke babak gugur.
Penampilan penuh determinasi itu membuat mereka menjadi salah satu kisah sukses yang paling banyak diperbincangkan sepanjang turnamen.
Di babak 32 besar, Tanjung Verde kembali menunjukkan semangat pantang menyerah saat menghadapi Argentina.
Meski akhirnya kalah 2-3 setelah pertarungan sengit, performa mereka mendapat pujian, termasuk dari kapten Argentina, Lionel Messi, yang mengakui timnya dipaksa bekerja keras untuk meraih kemenangan.
Kegagalan melangkah ke perempat final memang menyisakan kekecewaan. Namun, pencapaian di Piala Dunia 2026 telah membuka babak baru bagi sepak bola Tanjung Verde.
Dengan pengalaman berharga di level tertinggi, meningkatnya reputasi internasional, serta hadiah ratusan miliar rupiah dari FIFA, Tanjung Verde kini memiliki fondasi yang jauh lebih kuat untuk terus berkembang dan menciptakan kejutan-kejutan baru pada turnamen besar di masa mendatang. (asl)