news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Prancis, Didier Deschamps dan Kylian Mbeppe di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Siphiwe Sibeko

Didier Deschamps Mengamuk dan Keluhkan Cuaca Panas di Amerika usai Prancis Lolos Susah Payah ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Didier Deschamps menyoroti cuaca ekstrem usai Prancis menembus perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, panas menyulitkan permainan Les Bleus di lapangan.
Minggu, 5 Juli 2026 - 12:28 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Didier Deschamps menyoroti cuaca ekstrem usai Prancis menembus perempat final Piala Dunia 2026. Menurutnya, panas menyulitkan permainan Les Bleus sepanjang laga.

Seperti diketahui, Prancis berhasil memastikan tiket ke delapan besar setelah menaklukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0, Minggu (05/07/2026). Namun, kemenangan itu diraih melalui pertandingan yang berlangsung sangat melelahkan.

Deschamps menilai suhu tinggi menjadi tantangan terbesar bagi kedua tim. Kondisi tersebut membuat tempo permainan tidak bisa berkembang seperti yang diharapkannya.

"Panas pasti memberikan dampak. Pertandingan menjadi jauh lebih sulit," ujar Deschamps setelah pertandingan berakhir di Stadion Philadelphia.

Laga berlangsung di bawah terik matahari yang menyelimuti sebagian besar lapangan. Saat babak pertama dimainkan, suhu udara dilaporkan mencapai sekitar 37 derajat Celsius.

Situasi mulai berubah setelah turun minum ketika cuaca perlahan lebih bersahabat. Prancis kemudian mampu meningkatkan intensitas serangan dan tampil lebih berbahaya.

Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-70 melalui titik penalti. Kylian Mbappe menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Les Bleus unggul.

Meski meraih kemenangan, Deschamps belum sepenuhnya puas dengan penampilan timnya. Ia merasa lini depan Prancis seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol.

Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, para pemain terlalu lambat membangun serangan. Padahal, Prancis memiliki banyak pemain dengan kualitas menyerang yang tinggi.

Deschamps juga menilai pertandingan berlangsung keras sejak awal hingga akhir. Namun, ia menganggap duel sengit dan adu emosi merupakan bagian dari sepak bola.

"Itu pertandingan yang sulit, penuh fokus dan agresivitas. Karena itu saya sangat senang kami bisa lolos ke perempat final," ujar Deschamps.

Pada babak perempat final nanti, Prancis akan menghadapi Maroko yang sebelumnya menang 3-0 atas Kanada. Kini, Deschamps memilih memulihkan kondisi pemain sebelum menyiapkan strategi menghadapi Singa Atlas.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral