- REUTERS/Ian Walton
Sudah Dibantu FIFA tapi Masih Kalah Telak, Pochettino: Amerika Masih Harus Banyak Belajar
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah usai tersingkir dari Piala Dunia 2026. Kekalahan telak 1-4 dari Belgia menjadi pelajaran berharga bagi The Yanks.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Seattle, Amerika Serikat gagal mengembangkan permainan terbaiknya. Belgia justru tampil lebih dominan sejak menit-menit awal pertandingan.
Pochettino mengakui timnya kalah dalam banyak aspek. Menurut pelatih asal Argentina itu, Belgia memang pantas melangkah ke babak berikutnya.
"Pertandingan ini benar-benar sulit sejak awal. Kami mengucapkan selamat kepada Belgia karena mereka bermain lebih baik dari kami," ujar Pochettino, dikutip dari FIFA.
Ia menilai anak asuhnya gagal mengulangi performa impresif yang ditunjukkan sepanjang turnamen. Akibatnya, Amerika Serikat kesulitan mengimbangi permainan lawan.
"Hari ini bukan hari kami. Kami harus belajar dan mengevaluasi pertandingan ini agar memahami apa yang salah," lanjutnya.
Ironisnya, Amerika Serikat sebenarnya mendapat kabar baik sebelum laga dimulai. FIFA mengizinkan Folarin Balogun tetap bermain meski sebelumnya menerima kartu merah saat menghadapi Bosnia.
Keputusan tersebut membuat Balogun bisa kembali mengisi lini depan. Namun, kesempatan itu gagal dimanfaatkan setelah sang penyerang tampil di bawah performa terbaiknya.
Belgia langsung membuka keunggulan pada menit kesembilan. Charles De Ketelaere mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Matt Freese.
Amerika Serikat sempat menyamakan kedudukan melalui Malik Tillman. Tendangan bebasnya membentur Hans Vanaken sebelum mengecoh Thibaut Courtois pada menit ke-31.
Skor imbang tidak bertahan lama. Dua menit kemudian, De Ketelaere kembali membawa Belgia unggul lewat sundulan yang menyambut umpan Leandro Trossard.
Memasuki babak kedua, kesalahan Matt Freese menjadi awal petaka bagi tuan rumah. Hans Vanaken memanfaatkan bola hasil intersep untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Situasi Amerika Serikat semakin sulit setelah Christian Pulisic mengalami cedera. Sang kapten terpaksa meninggalkan lapangan hanya beberapa menit setelah gol ketiga Belgia.
Belgia kemudian memastikan kemenangan telak pada masa injury time. Romelu Lukaku mencetak gol keempat usai memanfaatkan umpan Vanaken.
Hasil tersebut mengantarkan Belgia ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Sementara itu, Amerika Serikat harus mengakhiri perjalanan di hadapan pendukungnya sendiri dengan membawa banyak bahan evaluasi.
(sub)