- REUTERS/Marco Bello TPX IMAGES OF THE DAY
Dulu Pernah 'Kubur' Mimpi Timnas Indonesia, Wasit Francois Letexier Kembali Disorot Usai Mesir Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kontroversi Argentina versus Mesir kembali membuka diskusi mengenai implementasi VAR di sepak bola modern.
Sesuai protokol FIFA, VAR memang dapat meninjau pelanggaran yang masih berada dalam fase serangan (attacking phase) sebelum gol tercipta.
Namun, batas sejauh mana sebuah pelanggaran masih dianggap bagian dari fase serangan sering kali menjadi wilayah interpretasi wasit.
Hal inilah yang diperdebatkan kubu Mesir.
Di sisi lain, mereka juga mempertanyakan mengapa dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah tidak memperoleh perlakuan yang sama.
Perbedaan perlakuan terhadap dua insiden tersebut menjadi alasan utama munculnya tudingan inkonsistensi dalam kepemimpinan pertandingan.
Kemenangan Argentina memang memastikan langkah mereka ke perempat final Piala Dunia 2026.
Namun, kontroversi yang menyelimuti kepemimpinan François Letexier diperkirakan masih akan menjadi bahan perdebatan dalam beberapa hari ke depan.
Bagi publik Indonesia, kemunculan kembali nama Letexier juga membangkitkan memori pahit saat mimpi Garuda menuju Olimpiade Paris 2024 kandas di bawah kepemimpinannya.
Kini, giliran Mesir yang merasa dirugikan.
Terlepas dari benar atau tidaknya setiap keputusan menurut Laws of the Game, pertandingan ini sekali lagi menunjukkan bahwa peran wasit dan VAR tetap menjadi salah satu aspek paling menentukan dalam sepak bola modern.
(tsy)