news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Argentina Lionel Scaloni.
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Argentina Selangkah Lagi Back-to-Back Juara Piala Dunia

Kapten Timnas Argentina Lionel Messi dan Timnas Inggris Harry Kane berkomentar usai pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Inggris.
Kamis, 16 Juli 2026 - 15:56 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi dan Timnas Inggris Harry Kane berkomentar usai pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Inggris.

Messi menyebut La Albiceleste melaju ke final berkat kerja keras dan kualitas yang ditunjukkan sepanjang pertandingan.

Ia juga membantah bahwa timnya mendapat perlakuan istimewa hingga mampu kembali ke partai puncak untuk dua kali berturut-turut.

"Sungguh luar biasa apa yang telah kami capai. Kami kembali lolos ke final Piala Dunia. Mungkin ada orang yang sedih melihatnya dan mereka bisa mengatakan apa pun yang mereka inginkan. Namun, tim ini telah menunjukkan bahwa hasil yang raih adalah hasil kerja keras," kata Messi kepada dsports.

Ia menegaskan Argentina tidak hanya mengandalkan semangat juang, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas permainan saat menghadapi Inggris.

"Kami bersaing, kami berjuang, dan kami juga bermain dengan baik. Lihat saja bagaimana kami bermain hari ini. Kami mampu mendominasi Inggris meski sedang tertinggal," ujarnya.

Pemain berusia 39 tahun itu mengaku bangga dengan perjuangan seluruh skuad yang kembali membawa Argentina menembus final Piala Dunia untuk dua edisi berturut-turut.

Sementara itu, Kapten timnas Inggris Harry Kane menilai timnya kalah karena memilih bermain terlalu bertahan setelah unggul lebih dulu atas Argentina.

Menurutnya, strategi tersebut tidak cukup untuk memenangkan pertandingan di level semifinal Piala Dunia.

"Ini mengecewakan untuk tim, staf, dan para suporter. Kami bermain bagus hampir sepanjang pertandingan. Namun, setelah unggul 1-0, kami seperti hanya berusaha mempertahankan keunggulan. Di level (semifinal) seperti ini, itu tidak cukup," kata Kane yang dikutip FIFA.

Penyerang Bayern Muenchen itu mengaku hasil tersebut sangat menyakitkan karena seluruh pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik untuk membawa Inggris melangkah sejauh ini di turnamen.

"Kami bekerja sangat keras untuk bisa berada di sini. Semua pemain telah memberikan darah, keringat, dan air mata. Gagal dengan cara seperti ini benar-benar sangat menyakitkan," ujarnya.

Kane menilai Inggris sebenarnya mampu menjalankan rencana permainan dengan baik pada babak pertama hingga awal babak kedua. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Argentina kesulitan mengembangkan permainan.

"Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," ucap Kane.

Namun, setelah Inggris membuka keunggulan, situasi berubah. Kane menilai Argentina semakin berani menyerang, sementara Inggris gagal mengimbangi intensitas permainan lawan.

"Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup," tuturnya.

Sebagai informasi, Inggris harus mengubur mimpi melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Argentina.

The Three Lions sempat memimpin melalui Anthony Gordon sebelum dibalas gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez pada menit-menit akhir.

Lionel Messi menjadi aktor utama kemenangan tersebut dengan menyumbang dua assist. Argentina selanjutnya akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/8).

La Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
01:10
01:48
08:00
01:13
06:45

Viral