news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lionel Messi dalam laga Argentina vs Aljazair di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Jay Biggerstaff

Lionel Messi GOAT, Enggak Ngaruh Argentina Kalah atau Menang dari Spanyol

Status Lionel Messi sebagai pesepak bola istimewa tak akan berubah. Ia tetap pantas dipredikati GOAT, "greatest of all time", pemain terhebat sepanjang masa.
Jumat, 17 Juli 2026 - 23:47 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews - Status Lionel Messi sebagai pesepak bola istimewa tak akan berubah. Ia tetap pantas dipredikati GOAT, "greatest of all time", pemain terhebat sepanjang masa.

Tak peduli Argentina kalah atau menang dalam final nanti melawan Spanyol. Messi bukan sembarang pemain. Waktu dan usia pun tampaknya tak mampu menghapus keistimewaannya.

Di usia yang sudah jauh melewati puncak karier seorang pesepak bola, ia masih mampu bersaing dengan pemain-pemain yang jauh lebih muda.

Fakta itu saja sudah cukup menjadi bukti bahwa Lionel Messi memang istimewa. Hanya Kylian Mbappe yang mampu menyamai pencapaiannya dalam urusan mencetak gol. Keduanya telah mengoleksi delapan gol selama Piala Dunia 2026.

Erling Haaland, Vinicius Junior, Harry Kane, dan Lamine Yamal, sudah tak bisa menandingi pencapaian kapten Argentina yang sudah berusia 39 tahun itu.

Tidak hanya dalam soal gol, peran vital Messi untuk Argentina nyaris tidak masuk akal, karena tetap menjadi pemain paling menonjol di banyak parameter.

Di antara empat tim yang masuk semifinal, dengan 34 peluang yang sudah dia ciptakan, Messi bukan hanya pencipta peluang terbanyak untuk La Albiceleste, tetapi juga melebihi pencapaian Kane, Mbappe dan Yamal yang masing-masing menjadi pencipta peluang terbanyak untuk tim-timnya.

Padahal, stamina Lionel Messi telah banyak terkikis usia dan gerakannya tak lagi secepat dahulu. Ia juga menjadi target utama kawalan bek-bek lawan, termasuk para pemain Inggris.

Namun, semua itu tampaknya belum cukup untuk menghentikan pemain yang keistimewaannya tak kunjung lekang oleh waktu.

Messi telah mendapatkan tim seperti ia dapatkan dari Barcelona dulu, walau mesti menunggu waktu yang lama untuk mendapatkannya.

Baru lima tahun lalu dan empat tahun lalu, pada 2021 dan 2022, ia akhirnya mendapatkan Copa America, dan Piala Dunia, yang sejak debut bersama timnas Argentina pada 2005 tak pernah dia dapatkan.

Banyak orang menganggap dia hanya sukses bersama Barcelona, tetapi gagal bersama tim dan liga lain.

Ia memang gagal bersama Paris Saint Germain (PSG) setelah hanya bisa membuat 32 gol dan 34 assist dari 75 laga selama 2021-2023 bersama klub Prancis itu.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
04:23
02:55
01:22
01:15
02:16

Viral