- REUTERS/Marco Bello
Piala Dunia 2026: Komentar Menohok Thomas Tuchel Jelang Inggris Hadapi Prancis di Perebutan Tempat Ketiga
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan pandangan pahit menjelang laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Menurutnya, pertandingan tersebut bukanlah laga yang benar-benar diinginkan oleh kedua tim yang akan bertanding.
Bagi Tuchel, setiap negara yang mampu melangkah hingga semifinal tentu memiliki satu tujuan utama, yakni tampil di partai final dan mengangkat trofi juara dunia. Karena itu, laga perebutan posisi ketiga selalu menyisakan rasa kecewa bagi para pemain yang gagal melewati babak empat besar.
Inggris sendiri harus mengubur impian tampil di final setelah langkah mereka dihentikan Argentina. Kekalahan dramatis itu membuat The Three Lions harus mengalihkan fokus untuk menghadapi Prancis dalam perebutan posisi ketiga.
Situasi yang sama juga dialami Prancis. Les Bleus datang ke pertandingan tersebut setelah gagal melewati hadangan Spanyol di babak semifinal sehingga harus puas bertarung memperebutkan tempat ketiga.
Menurut Tuchel, kondisi psikologis kedua tim menjelang pertandingan dipastikan tidak mudah. Sebab, para pemain masih harus menerima kenyataan bahwa impian mereka tampil di final telah sirna.
Meski demikian, pelatih asal Jerman itu menegaskan timnya tetap akan berusaha memberikan penampilan terbaik. Inggris tetap ingin menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif.
"Tidak ada pemain kami ataupun pemain Prancis yang ingin bermain di laga ini," ujar Tuchel, dikutip dari Opta, Sabtu (18/7/2026).
"Mereka ingin bermain di final. Kami memberikan segalanya untuk bisa mencapai itu. Semua ingin bermain untuk memenangkan Piala Dunia, namun inilah kenyataannya," tambahnya.
Secara historis, Inggris juga belum pernah mengakhiri Piala Dunia sebagai peringkat ketiga. Dalam dua kesempatan sebelumnya, The Three Lions selalu gagal meraih kemenangan pada laga perebutan posisi tersebut.
Kesempatan pertama datang pada Piala Dunia 1990. Saat itu, Inggris harus mengakui keunggulan Italia sehingga gagal membawa pulang posisi ketiga.
Catatan serupa kembali terulang pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Inggris kembali menelan kekalahan setelah takluk dari Belgia dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.
Pada Piala Dunia 2026, langkah Inggris sebenarnya sempat terlihat menjanjikan saat menghadapi Argentina di semifinal. Anthony Gordon membawa timnya unggul lebih dahulu dan membuka harapan menuju partai puncak.
Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan. Argentina bangkit lewat gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang memastikan kemenangan sekaligus tiket ke final.
Kekalahan itu membuat ambisi Inggris mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia kembali tertunda. Hingga kini, satu-satunya trofi Piala Dunia yang dimiliki The Three Lions masih berasal dari edisi 1966 saat mereka menjadi tuan rumah.
Kini, tantangan terakhir menanti pasukan Thomas Tuchel di Piala Dunia 2026. Meski bukan pertandingan yang mereka impikan, Inggris tetap memiliki kesempatan menorehkan sejarah dengan meraih posisi ketiga untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
(igp)