news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina.
Sumber :
  • REUTERS/Heiko Becker, Hannah Mckay, Kirby Lee | (Diedit oleh tvOnenews.com/Wildan)

Dibandingkan Argentina, Mengapa Spanyol Menjadi Favorit Kuat Juara Piala Dunia 2026?

Spanyol cukup difavoritkan menjadi juara. Ada beberapa faktor yang melandasi mengapa Spanyol begitu difavoritkan dalam turnamen edisi kali ini. Apa saja itu?
Minggu, 19 Juli 2026 - 23:44 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Gelaran akbar Piala Dunia 2026 kini telah mencapai puncaknya dengan menyajikan duel super sengit antara Spanyol dan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey.

Menjelang pertandingan final yang sangat dinantikan ini, perhatian pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia tertuju penuh pada skuad La Roja.

Tak sedikit orang yang menempatkan anak asuh Luis de la Fuente sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi emas.

Berdasarkan data statistik terbaru dari platform analisis olahraga berbasis data terkemuka, Opta Analyst, Spanyol lebih diunggulkan dengan probabilitas kemenangan mencapai angka 59,56 persen, mengungguli tipis sang juara bertahan Argentina.

Ada beberapa faktor krusial yang melandasi mengapa Spanyol begitu difavoritkan dalam turnamen edisi kali ini. Apa saja itu?

 

1. Tembok pertahanan yang istimewa

Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Lisi Niesner

Faktor utama yang membuat Spanyol tampil dominan adalah keseimbangan luar biasa antara lini serang dan lini belakang. Sepanjang turnamen, mereka sukses mencetak 13 gol dan hanya kebobolan 1 gol saja.

Media Inggris, The Guardian, menyoroti bahwa rekor proteksi gawang Spanyol sangat konsisten dengan rata-rata expected goals (xG) kebobolan hanya 0,31 per pertandingan.

"Spanyol kebobolan 2,15 expected goals (xG), atau hanya 0,31 per pertandingan. Ini adalah rekor terbaik dan menunjukkan konsistensi pertahanan yang luar biasa selama tujuh pertandingan," tulis The Guardian dalam laporannya, seperti dikutip pada Minggu (19/7/2026).

Ketangguhan lini belakang yang dikomandoi oleh koordinasi posisi yang rapi menjadi kunci utama mengapa lawan sangat frustrasi saat menembus kotak penalti mereka.

 

2. Permainan kolektif dan rekor fantastis

Pemain Timnas Spanyol, Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay
Pemain Timnas Spanyol, Mikel Oyarzabal
Sumber :
  • Reuters/Jessie Alcheh

Spanyol datang ke final dengan modal rekor mengerikan, yakni tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan berturut-turut di luar babak adu penalti.

Mantan striker timnas Inggris, Michael Owen, memberikan pujian mendalam, seperti dilansir The Straits Times.

Owen menyatakan bahwa meski Spanyol mungkin tidak memiliki banyak pemain dengan kemampuan individu sementereng Prancis, sebagai sebuah tim mereka memiliki keberanian luar biasa dalam menguasai bola dan bermain dengan penuh percaya diri sebagai satu kesatuan kolektif yang utuh.

"Spanyol tidak memiliki pemain individu terbaik, saya pikir Prancis mungkin memilikinya… tetapi Spanyol sebagai sebuah tim adalah kebalikan dari Inggris – mereka berani, gagah berani dalam menguasai bola,” kata Owen kepada The Straits Times, dilansir via Al Jazeera, Minggu (19/7/2026).

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:09
05:14
01:07
02:11
07:23
03:26

Viral