news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Enzo Fernandez dapat kartu merah.
Sumber :
  • REUTERS/Dylan Martinez

Jadi Biang Keladi Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara usai Tampil Buruk hingga Dikartu Merah di Final

Enzo Fernandez angkat bicara setelah menjadi sorotan akibat kartu merah yang diterimanya pada final Piala Dunia 2026. Gelandang Argentina itu sampaikan pesan.
Selasa, 21 Juli 2026 - 10:00 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Enzo Fernandez angkat bicara setelah menjadi sorotan akibat kartu merah yang diterimanya pada final Piala Dunia 2026. Gelandang Timnas Argentina itu menyampaikan pesan penuh makna usai kekalahan dari Spanyol.

Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan gelar juara dunia. Albiceleste takluk 0-1 dari Spanyol pada partai final yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey.

Gol semata wayang Ferran Torres pada babak tambahan waktu memastikan La Furia Roja mengangkat trofi. Spanyol memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Argentina bermain dengan 10 orang.

Enzo menjadi salah satu sosok yang paling disorot dalam pertandingan tersebut. Ia menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Pau Cubarsi pada masa injury time babak kedua.

Keputusan wasit Slavko Vincic mengusir Enzo memicu banyak perdebatan. Kartu merah itu membuat Argentina kehilangan keseimbangan saat memasuki babak tambahan waktu.

Situasi tersebut akhirnya dimanfaatkan Spanyol. Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-106 sekaligus mengakhiri perlawanan Albiceleste di partai puncak.

Usai pertandingan, kritik mengalir deras kepada Enzo. Banyak pihak menilai pelanggaran yang dilakukannya menjadi titik balik yang menggagalkan upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia.

Ekspresi kekecewaan pemain Timnas Argentina usai gagal raih gelar juara di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Mike Segar

Sehari setelah kekalahan itu, gelandang Chelsea tersebut akhirnya memecah kebisuannya. Enzo mengaku hasil pertandingan memang menyakitkan, tetapi ada pelajaran yang lebih besar daripada sekadar menang atau kalah.

"Seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili negara kami dengan cara terbaik," ujar Enzo, dikutip dari NDTV Sports.

Pemain berusia 25 tahun itu mengatakan mengenakan seragam Timnas Argentina selalu menjadi kebanggaan terbesar dalam kariernya. Baginya, membela negara berarti memberikan segalanya hingga peluit akhir berbunyi.

"Seragam ini mengajarkan bahwa bersaing bukan hanya soal menang, tetapi memberikan segalanya demi lambang di dada dan tidak pernah menyerah."

Enzo juga mengenang perjalanan bersama Albiceleste sejak menjalani debut beberapa tahun lalu. Ia menyebut semangat juang, kerendahan hati, dan komitmen tim akan selalu menjadi kenangan yang berharga.

"Menjadi bagian dari tim ini, yang selalu bangkit, bertarung hingga akhir, dan membela warna kebanggaan dengan kerendahan hati serta komitmen, adalah sesuatu yang akan selalu saya hargai," lanjutnya.

Dalam pesannya, Enzo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung Argentina. Ia berterima kasih atas dukungan tanpa henti yang terus diberikan kepada tim di setiap pertandingan.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung Argentina. Terima kasih karena selalu ada untuk kami, mendukung kami di setiap pertandingan, memberikan kasih sayang, dukungan tanpa syarat, dan membuat kami selalu merasa seperti bermain di rumah sendiri."

Enzo menegaskan dirinya tidak akan berhenti memberikan kemampuan terbaik untuk negaranya. Ia berjanji akan terus berjuang setiap kali mendapat kesempatan mengenakan seragam Albiceleste.

"Mengenakan seragam negara saya adalah kehormatan terbesar dalam karier saya. Saya akan terus memberikan segalanya setiap kali dipercaya untuk membela negara ini," tutup Enzo.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral