- Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
Gagal Tembus 3 Kali Piala Dunia, Pep Guardiola Diproyeksikan Jadi Pelatih Italia
"Memang ada aspek finansial yang berkaitan dengan anggaran dan dalam jangka pendek hingga menengah kami harus benar-benar berhitung. Namun, ada pengecualian yang bisa dilakukan untuk nama seperti Pep Guardiola," kata Giovanni Malago.
"Belum tentu semuanya akan berhasil, tetapi saya rasa membuka dialog dan menjaga komunikasi tetap berjalan merupakan langkah yang tepat," katannya.
Menurutnya, dialog dan komunikasi yang terjalin ini untuk mendapatkan sosok terbaik demi Italia kembali ke Piala Dunia.
"Ini sama sekali bukan bentuk tidak menghormati kandidat lain karena pembicaraan dengan mereka juga sudah dimulai. Pada akhirnya kami akan memilih sosok yang dianggap paling tepat, termasuk jika berasal dari generasi pelatih yang lebih baru," ujar Malago.
Pendekatan kepada Pep Guardiola juga berdampak pada proses pencarian pelatih baru Timnas Italia. Seluruh negosiasi dengan kandidat lain untuk sementara dikabarkan ditunda sambil menunggu keputusan dari mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen tersebut.
Meski begitu, FIGC telah menyiapkan sejumlah alternatif apabila Guardiola memutuskan menolak tawaran tersebut.
Nama Andrea Pirlo disebut menjadi kandidat favorit Paolo Maldini dan Leonardo. Keduanya menilai legenda AC Milan itu memiliki visi sepak bola modern yang sejalan dengan proyek pembinaan jangka panjang yang sedang disiapkan.
Agen Pirlo, Tullio Tinti, turut memberikan dukungannya terhadap peluang mantan gelandang Timnas Italia tersebut.
"Maldini dan Pirlo berbicara dalam bahasa sepak bola yang sama. Andrea adalah seorang jenius ketika masih bermain dan dia melihat sepak bola dengan cara yang berbeda," kata Tullio Tinti.
"Ketika bergabung dengan Juventus, awalnya dia diproyeksikan menangani tim U-23, tetapi kemudian dipercaya melatih tim utama. Dia berhasil memenangkan Coppa Italia dan Piala Super Italia. Setelah dirinya, ada pelatih-pelatih hebat lainnya, tetapi hasil mereka justru lebih buruk," kata Tinti kepada Sky.
Selain Pirlo, beberapa nama lain juga masih masuk dalam radar FIGC, di antaranya Roberto Mancini, Antonio Conte, Raffaele Palladino, hingga Thiago Motta.