- AFC
Media China Bongkar Alasan Timnas China Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Ternyata Fokus Hadapi Lawan Lebih Berat
Jakarta, tvOnenews.com - Rencana penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta mulai menjadi sorotan setelah muncul kabar mengejutkan datang dari China.
Timnas China dilaporkan memutuskan mundur dari turnamen edisi perdana tersebut meski sebelumnya masuk dalam daftar negara undangan FIFA ASEAN Cup 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 direncanakan berlangsung pada September hingga Oktober 2026 dengan melibatkan seluruh negara anggota ASEAN serta beberapa tim undangan dari luar kawasan.
Timnas Indonesia dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini, bahkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, disebut-sebut menjadi venue utama penyelenggaraan turnamen.
Hingga kini, FIFA memang belum mengumumkan secara resmi format maupun daftar peserta. Namun sejumlah laporan menyebut China, India, dan Hong Kong menjadi kandidat kuat tim undangan untuk meramaikan turnamen perdana tersebut.
Kabar terbaru justru datang dari Federasi Sepak Bola China (CFA). Berdasarkan laporan yang pertama kali ramai diperbincangkan melalui akun ASEAN Football di media sosial X, @theaseanball China memutuskan tidak ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026 sehingga FIFA dikabarkan mulai mencari negara pengganti dari luar Asia Tenggara.
"China mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. China telah resmi memutuskan untuk tidak berpartisipasi di turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar September ini," tulis laporan @theasianball.
Laporan itu juga menyebut FIFA bergerak cepat untuk mencari peserta pengganti agar komposisi turnamen tetap sesuai rencana.
"FIFA kini secara aktif mengundang negara non-ASEAN untuk menggantikan China di turnamen," lanjut laporan tersebut.
Meski demikian, hingga Selasa (28/7/2026), belum ada pernyataan resmi dari CFA yang mengonfirmasi keputusan tersebut. Media China, Sohu, justru mengungkap alasan yang dinilai menjadi penyebab utama di balik batalnya keikutsertaan The Dragons.
Menurut laporan tersebut, China memilih memusatkan perhatian untuk persiapan menghadapi Piala Asia 2027. Turnamen tersebut dinilai memiliki tingkat persaingan jauh lebih tinggi sehingga tim pelatih ingin memanfaatkan agenda FIFA pada September untuk menghadapi lawan dengan karakter yang lebih sesuai.
China sendiri akan menghadapi tantangan berat di putaran final Piala Asia 2027 setelah tergabung di Grup C bersama Iran, Suriah, dan Kirgistan. Ketiga negara itu dikenal memiliki karakter permainan fisik dan intensitas tinggi yang berbeda dengan mayoritas tim Asia Tenggara.