- Instagram - Gianni Infantino
Demi Pemerataan Pengembangan Sepak Bola Global, Erick Thohir Dukung Inisiatif Pembentukan FIFA Forward Enterprise
tvOnenews.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir memberikan dukungan penuh inisiatif Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE).
Pembentukan FFE ini ditujukan untuk mengomersialkan sebagian hak komersial turnamen FIFA guna melipatgandakan pendanaan pengembangan sepak bola bagi seluruh asosiasi anggota (Member Associations) di seluruh dunia.
Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI berada di pihak Gianni Infantino dan memandang rencana ini sebagai langkah krusial yang harus dilanjutkan demi masa depan sepak bola yang lebih inklusif.
- Instagram - Gianni Infantino
Ia juga menilai langkah itu penting karena dapat memperluas pemerataan pembangunan sepak bola, terutama bagi negara-negara yang masih terus memperkuat fondasi kompetisi dan pembinaan.
"Konteksnya harus kita lihat secara utuh. Prestasi dan kebangkitan sepak bola kita hari ini tidak lepas dari kehadiran masyarakat, pemerintah, dan tentunya FIFA yang selalu mendampingi kita," ujar Erick Thohir.
"Kita harus berterima kasih, terutama kepada FIFA. Mengingat kembali peristiwa Kanjuruhan, jika saat itu tidak ada kesepakatan antara pemerintah, masyarakat, dan FIFA, tim nasional kita mungkin tidak ada hari ini karena ancaman suspend selama delapan tahun."
Saat itu, Erick Thohir yang belum menjabat sebagai Ketua Umum PSSI turut berperan aktif dalam menjembatani komunikasi dengan FIFA menekankan bahwa Indonesia dengan 73% penduduknya yang menggemari sepak bola membutuhkan dukungan nyata, bukan sekadar dijadikan pasar komersial.
"Kita sampaikan kepada FIFA bahwa kita butuh dibantu. Secara jumlah penggemar, kita bahkan lebih besar dari Brasil. Interaksi di media sosial klub-klub top Eropa membuktikan bahwa followers dari Indonesia selalu mendominasi. Artinya, kita jangan hanya mau dijadikan market," tegas Erick.
"Itulah mengapa kita meminta FIFA hadir di sini. Kini terbukti, mereka telah berinvestasi dengan mendirikan kantor di Jakarta dan berkontribusi langsung dengan anggaran satu hingga dua juta dolar per tahun untuk kawasan Oseania dan Asia Tenggara. Mereka serius di sini."
PSSI memandang FIFA Forward Enterprise sejalan dengan transformasi sepak bola Indonesia yang membutuhkan investasi berkelanjutan untuk infrastruktur, pembinaan usia muda, hingga penguatan tim nasional.
"Saya merasakan hal yang sangat positif selama FIFA hadir di sini. Oleh karena itu, dukungan terhadap inisiatif seperti FFE adalah bentuk apresiasi dan keyakinan kita bahwa program ini akan membawa manfaat langsung bagi negara-negara yang sedang membangun sepakbolanya seperti Indonesia," pungkas Erick.
(akg)