- REUTERS/Alberto Lingria
Jose Mourinho Ingin Bawa Kisah Sukses Didier Drogba ke Real Madrid
Jakarta, tvOnenews - Keputusan Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, merekrut penyerang 21 tahun Carlos Espi dari Levante sebesar 25 juta Euro (Rp519 miliar) menjadi perbincangan.
Sebagai catatan, Carlos Espi mengemas 11 gol dari 25 laga di La Liga musim lalu. Dilansir dari Marca, Jose Mourinho yang merekomendasikan langsung pembeliannya langsung dikabulkan Los Blancos.
Padahal, Carlos Espi bukanlah nama besar, usianya juga masih muda. Lantas, mengapa jadi perbincangan?
Bagi pecinta sepak bola, apa yang dilakukan Jose Mourinho saat ini mirip ketika dirinya menukangi Chelsea pertama kali pada 2004.
Kala itu, The Special One bertemu pemilik The Blues, Roman Abramovich. Ia mempersilakan Mou membeli penyerang top yang diminta, tapi dirinya justru meminta Didier Drogba.
"Siapa itu Drogba?", kata Abramovich sampai heran. Mou secara tegas bilang, 'Tuan Abramovich, diam dan belilah'," ungkap The Special One.
Didier Drogba, bukanlah penyerang top saat itu, kemudian menjadi mesin gol Chelsea. Ia masuk dalam 10 besar daftar top skor Si Biru sepanjang masa, raih seluruh trofi termasuk empat kali titel Premier League dan memenangi Liga Champions.
Nah, Jose Mourinho tentu melihat potensi serupa dari Carlos Espi, yang mungkin tidak dilihat pelatih lain. Akankah penyerang 21 tahun itu bisa menjadi mesin gol Real Madrid nanti?
Jose Mourinho ingin memperkuat skuadnya sebelum musim baru di LaLiga dimulai. Menurut Marca, pelatih asal Portugal itu secara khusus membidik perekrutan seorang bek tengah.
Mou dikabarkan kesal dengan banyaknya kasus cedera, terutama di lini belakang. Dean Huijsen, Antonio Rüdiger, dan Éder Militão tidak bisa dimainkan karena cedera yang berbeda-beda. Nama terakhir bahkan masih harus menjalani pemulihan selama beberapa bulan lagi.