- VFF
Media Vietnam Sebut Golden Warriors Diancam Kembang Api oleh Oknum Suporter Timnas Indonesia Dini Hari Tadi
Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, Dan Tri 360 melaporkan bahwa Golden Warriors mendapatkan ancaman dari oknum suporter Timnas Indonesia pada Senin (3/8/2026) dini hari tadi.
Laga panas Timnas Indonesia kontra Vietnam di Grup A Piala AFF 2026 akan terjadi di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB.
Beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung, Dan Tri 360 melaporkan bahwa hotel tempat menginap skuad The Golden Star Warriors sempat diganggu suara ledakan kembang api yang dinyalakan pada dini hari.
Pertandingan Indonesia melawan Vietnam memang menjadi salah satu duel paling menentukan di fase grup ASEAN Championship 2026.
Hasil pertandingan berpotensi menentukan langkah kedua tim menuju babak semifinal sehingga atmosfer panas sudah terasa bahkan sebelum kick-off dimulai.
Dan Tri 360 menyebut sejumlah kembang api dinyalakan di sekitar hotel tempat menginap tim asuhan Kim Sang-sik di kawasan Bogor saat para pemain sedang beristirahat.
"Tim yang dipimpin oleh pelatih Kim Sang Sik memilih untuk menginap di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall Bogor untuk mempersiapkan pertandingan tersebut. Hotel ini juga cukup dekat dengan Stadion Pakansari," tulis laporan Dan Tri 360, dikutip Senin (3/8/2026).
Menurut laporan itu, insiden terjadi pada dini hari ketika para pemain Vietnam tengah tidur untuk mempersiapkan kondisi terbaik menjelang pertandingan penting melawan Timnas Indonesia. Cahaya dari kembang api disertai suara ledakan disebut terdengar di sekitar area hotel.
"Sekitar pukul 2 pagi tadi, saat para pemain Vietnam sedang tidur nyenyak, serangkaian kembang api dinyalakan oleh para penggemar, meledak dengan keras di sekitar hotel tempat seluruh tim menginap," tulis laporan tersebut.
"Ledakan dan kilatan cahaya dari kembang api yang menerangi langit Bogor mungkin telah memengaruhi tidur dan moral para pemain Vietnam," lanjut laporan tersebut.
Media Vietnam juga menyoroti fakta bahwa hanya tim tamu yang menginap di Bogor. Sementara itu, Timnas Indonesia memilih tetap bermarkas di Jakarta selama persiapan dan baru bertolak ke Stadion Pakansari pada hari pertandingan.
Situasi tersebut membuat laporan media Vietnam menyebut suara ledakan hanya berdampak kepada skuad mereka. Timnas Indonesia disebut tidak terpengaruh karena tidak berada di lokasi yang sama.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), panitia pelaksana, maupun PSSI terkait laporan tersebut.
Belum dapat dipastikan pula apakah suara kembang api tersebut memang dilakukan oleh suporter sepak bola atau berasal dari aktivitas masyarakat di sekitar lokasi hotel.
Terlepas dari insiden tersebut, pertandingan Indonesia melawan Vietnam tetap diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membawa misi besar untuk mengamankan tiket menuju semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia datang dengan modal yang lebih baik setelah meraih dua kemenangan pada laga sebelumnya. Hasil tersebut membuat skuad asuhan John Herdman berada di posisi yang menguntungkan dalam persaingan Grup A.
Sebaliknya, Vietnam berada di bawah tekanan setelah gagal mengalahkan Singapura pada pertandingan sebelumnya.
Hasil imbang tanpa gol membuat tim besutan Kim Sang-sik wajib meraih hasil positif di Pakansari agar tetap memegang peluang lolos ke babak berikutnya tanpa bergantung pada hasil tim lain.
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Kim Sang-sik juga mengakui duel melawan Indonesia akan menjadi salah satu laga terberat di fase grup.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan bahwa tim pelatih Vietnam telah mempelajari permainan Indonesia secara mendalam dan meminta anak asuhnya tampil layaknya memainkan partai final.