- ASEAN United
Duel Timnas Indonesia vs Singapura Awalnya Bukan di Stadion Jalan Besar
Jakarta, tvOnenews - Tim Nasional atau Timnas Indonesia melawan Singapura pada Jumat malam ini, 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar.
Namun, tahukah kamu kalau awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional Kallang berkapasitas 55 ribu penonton.
Hal itu karena Stadion Nasional Kallang sedang proses penataan untuk menjadi lokasi parade Hari Nasional Singapura pada 9 Agustus, sehingga laga terakhir fase Grup A Piala AFF 2026 antara Timnas Indonesia vs Singapura dipindahkan ke Stadion Jalan Besar.
Penyebutan Stadion Kallang sering menimbulkan kerancuan bagi yang belum sepenuhnya mengerti. Karena, baik Stadion Nasional maupun Stadion Jalan Besar, sama-sama berada di kawasan Kallang, Singapura bagian tenggara. Kedua stadion hanya berjarak sekitar 3,5 kilometer.
Stadion Jalan Besar Singapura berdiri sejak 1932. Memiliki kapasitas 6.000 sampai 7.000 penonton dengan rumput sintetis. Merupakan stadion tertua di Singapura. Rumput sintetis maupun rumput alami sama-sama masuk dalam standar FIFA. Namun, harus melalui verifikasi dari FIFA Quality Programme for Football Turf.
Dari beberapa kajian, penggunaan rumput sintetis memberikan risiko cedera pada para pemain lebih tinggi 20 persen dibanding rumput alami. Terutama pada gesekan lutut dan pergelangan kaki pemain saat bersentuhan keras atau terjatuh. Karena permukaan rumput sintetis lebih keras dan kering.
Kecepatan laju bola di lapangan dengan rumput sintetis juga lebih tinggi dibanding rumput alami. Itulah kemungkian yang berpotensi terjadi saat laga Timnas Indonesia kontra tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar yang berumput sintetis.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan penentuan saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026, Jumat malam ini, 7 Agustus 2026. Duel yang berlangsung di Stadion Jalan Besar tersebut menjadi laga hidup-mati bagi Skuad Garuda untuk memperebutkan tiket semifinal.
Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga dengan koleksi enam poin. Sementara Singapura menempati peringkat kedua dengan tujuh poin. Perbedaan satu angka membuat kedua tim memiliki kebutuhan yang berbeda.
Singapura hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tempat di semifinal. Sebaliknya, Indonesia tidak memiliki banyak pilihan. Kemenangan menjadi target utama agar peluang melanjutkan perjalanan di Piala AFF 2026 tetap terbuka.