news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.
Sumber :
  • Reuters/Troy Taormina TPX IMAGES OF THE DAY

Cristiano Ronaldo Dihujat, Nama Lionel Messi Ikut Terseret

Cristiano Ronaldo dari kritik setelah Selecao das Quinas tersingkir di Piala Dunia 2026. Meski begitu, nama Lionel Messi ikut terseret.
Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:09 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews – Eks pemain Timnas Portugal, Ricardo Costa, membela Cristiano Ronaldo dari kritik setelah Selecao das Quinas tersingkir di Piala Dunia 2026. Costa menilai Ronaldo tetap layak mendapatkan apresiasi meski performanya menjadi sorotan.

Pada usia 41 tahun, keputusan untuk tetap memainkan Ronaldo sebagai ujung tombak Portugal memang sempat diperdebatkan. Namun, pelatih Roberto Martinez tetap memberikan kepercayaan penuh kepada kaptennya tersebut.

Ronaldo tampil dalam lima pertandingan Portugal di Piala Dunia 2026. Ia mencetak tiga gol, masing-masing dua gol saat Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan dan satu gol melalui titik penalti ketika menghadapi Kroasia.

Portugal sendiri mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo, kemudian bermain 0-0 kontra Kolombia. Portugal selanjutnya mengalahkan Uzbekistan 5-0 sebelum menundukkan Kroasia 2-1 di babak 32 besar.

Dalam laga melawan Kroasia, Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan melalui penalti sebelum Goncalo Ramos memastikan kemenangan Portugal pada masa tambahan waktu.

Langkah Portugal akhirnya terhenti di babak 16 besar. Menghadapi Spanyol di Dallas, Portugal kalah 0-1 setelah Mikel Merino mencetak gol pada menit-menit akhir pertandingan. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Ronaldo di Piala Dunia.

Kegagalan tersebut kemudian memunculkan kembali desakan agar Ronaldo mengakhiri kariernya bersama Timnas Portugal. Namun, Ricardo Costa menilai kritik terhadap pemain berusia 41 tahun itu tidak sepenuhnya adil.

Menurut Costa, keputusan memainkan Ronaldo merupakan pilihan pelatih dan hasil akhir turnamen turut memengaruhi cara publik menilai keputusan tersebut.

"Saya kira kita harus mengakui jasa Cristiano Ronaldo karena terus bersaing di level tertinggi. Pelatih membuat keputusan yang dia anggap paling tepat untuk tim," ujar Costa kepada O Jogo.

"Seandainya Portugal melangkah sampai final, pilihan-pilihan ini mungkin tidak akan dibahas luas. Karena hasilnya tidak sesuai harapan, kritik itu menjadi lebih besar. Untuk itu, kita harus menghormati keputusan-keputusan tersebut," lanjutnya.

Costa juga menegaskan bahwa Ronaldo masih memberikan kontribusi penting bagi Portugal. Menurutnya, penilaian terhadap seorang pemain tidak seharusnya hanya didasarkan pada hasil akhir sebuah turnamen.

"Cristiano tetap menjadi pemain yang sangat penting. Dia menjalani beberapa momen bagus dan mencetak banyak gol. Messi juga tidak bersinar di final melawan Spanyol, tetapi tidak banyak orang yang membicarakan hal itu," kata Costa.

Ronaldo Tinggalkan Piala Dunia dengan Sejumlah Rekor

Terlepas dari kegagalan Portugal melangkah lebih jauh, Piala Dunia 2026 tetap menjadi turnamen bersejarah bagi Ronaldo.

FIFA mencatat Ronaldo mengakhiri perjalanan Piala Dunianya setelah tampil dalam enam edisi berbeda, sebuah pencapaian yang hanya juga dimiliki Lionel Messi dan Guillermo Ochoa. Ronaldo juga menjadi satu-satunya pemain yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia yang diikutinya.

Golnya ke gawang Kroasia juga membuat Ronaldo menjadi pemain tertua kedua yang mencetak gol di Piala Dunia, di belakang legenda Kamerun Roger Milla. Saat mencetak gol tersebut, Ronaldo berusia 41 tahun, 4 bulan, dan 26 hari.

Dengan tambahan tiga gol di Piala Dunia 2026, Ronaldo kembali menunjukkan produktivitasnya meski usianya sudah melewati kepala empat. Namun, Portugal tetap gagal mengulang kesuksesan di turnamen sebelumnya dan harus puas terhenti di babak 16 besar.

Messi Tetap Jadi Andalan Argentina

Sementara itu, Lionel Messi justru membawa Argentina melangkah hingga final Piala Dunia 2026.

Pada usia 39 tahun, Messi tampil produktif sepanjang turnamen dengan torehan delapan gol dan empat assist. Catatan tersebut membantu Argentina mencapai final untuk dua edisi Piala Dunia secara beruntun.

Namun, kontribusi Messi tidak cukup untuk membawa Argentina menjadi juara. Albiceleste kalah 0-1 dari Spanyol di final melalui pertandingan yang berlangsung hingga perpanjangan waktu.

Perbandingan antara Ronaldo dan Messi pun kembali menjadi perbincangan. Keduanya sama-sama berada di penghujung karier internasional, tetapi menjalani Piala Dunia 2026 dengan hasil berbeda.

Ronaldo membawa Portugal hingga babak 16 besar dengan tiga gol, sedangkan Messi mengantar Argentina sampai final dengan delapan gol dan empat assist. Bagi Costa, catatan tersebut menjadi pengingat bahwa kontribusi seorang pemain tidak semestinya dihapus hanya karena timnya gagal meraih trofi.

Ronaldo sendiri telah menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 merupakan penampilan terakhirnya di ajang tersebut. Setelah Portugal tersingkir dari Spanyol, ia mengatakan tidak akan kembali bermain di Piala Dunia, menutup perjalanan selama 20 tahun dan enam edisi turnamen.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral