news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Andoni Iraola..
Sumber :
  • Reuters/Peter Cziborra

Fans Liverpool Mulai Muak sama Andoni Iraola

Komentar jujur manajer anyar Liverpool, Andoni Iraola, usai kekalahan 2-3 dari Monaco pada laga pramusim di Anfield memicu gelombang kritik dari para pendukung The Reds.
Senin, 10 Agustus 2026 - 15:10 WIB
Editor :

Jakarata, tvOnenews – Komentar jujur manajer anyar Liverpool, Andoni Iraola, usai kekalahan 2-3 dari Monaco pada laga pramusim di Anfield memicu gelombang kritik dari para pendukung The Reds.

Fans mengecam kebijakan manajemen klub yang dinilai lambat memperkuat kedalaman skuad menjelang bergulirnya musim baru.

Dalam laga tersebut, Liverpool sebenarnya sempat unggul 2-0 pada 30 menit pertama lewat gol Alexander Isak dan Florian Wirtz.

Namun, Monaco bangkit membalikkan keadaan melalui penalti Aleksandr Golovin serta tambahan dua gol di babak kedua dari Mika Biereth dan Paul Brunner.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Liverpool setelah sebelumnya mereka juga kehilangan keunggulan dua gol saat takluk 2-4 dari Leeds di Chicago.

Meski demikian, hasil pertandingan pramusim memang bukan tolok ukur utama. Fokus utama tim biasanya adalah meningkatkan kebugaran, membangun pemahaman antarpemain, serta menerapkan sistem permainan baru.

Namun, yang membuat pendukung Liverpool lebih khawatir adalah pengakuan Iraola mengenai kondisi fisik dan kemampuan skuadnya dalam mempertahankan intensitas permainan, seperti dikutip dari Sportbible.

Andoni Iraola menilai Liverpool sebenarnya tampil sangat baik pada awal pertandingan. Akan tetapi, performa tersebut tidak mampu dipertahankan hingga akhir laga.

"Kami bermain bagus di babak pertama, terutama 30 menit yang bagus," ujar Iraola kepada wartawan.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui Liverpool saat ini belum memiliki kemampuan untuk mempertahankan level permainan tersebut selama 90 menit.

"Untuk saat ini, mungkin kami belum memiliki lebih banyak lagi dalam hal level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini. Mereka (Monaco) pantas membalikkan keadaan," katanya.

Iraola juga menyoroti persoalan kebugaran pemain setelah sejumlah pergantian dilakukan.

"Begitu kami melakukan beberapa perubahan, para pemain mulai kelelahan dan kami tidak bisa mempertahankan level tersebut. Jadi kami harus bekerja keras untuk melakukannya," ujar mantan pelatih Bournemouth tersebut.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena gaya bermain yang ingin diterapkan Andoni Iraola di Liverpool memang mengandalkan sepak bola agresif, intens, dan vertikal.

The Reds menunjuk Iraola sebagai pengganti Arne Slot pada Juni 2026 setelah sang pelatih membawa Bournemouth finis di posisi keenam Premier League dan lolos ke kompetisi Eropa.

Sorotan fans Liverpool

Komentar Andoni Iraola kemudian memicu reaksi dari sejumlah pendukung Liverpool. Mereka menilai persoalan kebugaran dan menurunnya performa setelah pergantian pemain juga berkaitan dengan kedalaman skuad yang belum ideal. Liverpool memang telah mendatangkan beberapa pemain baru pada musim panas ini.

Victor Munoz menjadi rekrutan pertama era Iraola. Pemain depan berusia 22 tahun itu didatangkan dari Osasuna dengan kontrak jangka panjang.

Pada musim 2025/26, Munoz mencatatkan 34 penampilan, tujuh gol, dan lima assist untuk Osasuna. Liverpool tidak mengungkapkan nilai transfer secara resmi.

Sementara itu, Jeremy Jacquet telah resmi bergabung dari Rennes. Liverpool sebenarnya sudah mencapai kesepakatan transfer pada Februari 2026, tetapi bek tengah asal Prancis tersebut baru menyelesaikan musimnya bersama Rennes sebelum pindah ke Anfield pada musim panas.

Jacquet menandatangani kontrak jangka panjang dan menjadi bagian dari skuad Liverpool untuk musim 2026/27. Namun, persoalan di lini belakang membuat Liverpool masih membutuhkan tambahan pemain.

Ronald Araújo segera merapat

Perkembangan terbaru menunjukkan Liverpool kini bergerak untuk memperkuat pertahanan dengan mendatangkan Ronald Araújo dari Barcelona. Araújo dikabarkan akan bergabung dengan Liverpool melalui skema peminjaman selama satu musim.

Kesepakatan tersebut dilengkapi opsi pembelian, sementara Barcelona dan Liverpool telah mencapai kesepakatan klub. Pelatih Barcelona Hansi Flick juga telah mengonfirmasi bahwa pemain Uruguay tersebut akan meninggalkan klub.

Kedatangan Araújo menjadi semakin penting setelah Ibrahima Konaté meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Real Madrid. Di saat yang sama, sejumlah pemain bertahan Liverpool mengalami masalah kebugaran, sehingga pilihan di lini belakang menjadi terbatas.

Dalam laga melawan Monaco, perubahan pemain pada babak kedua juga memperlihatkan betapa pentingnya kedalaman skuad bagi sistem permainan Iraola. Sejumlah pemain muda seperti Rio Ngumoha dan Victor Munoz mendapat kesempatan bermain, tetapi Liverpool kehilangan sebagian kontrol permainan setelah melakukan banyak pergantian.

Selain pertahanan, kebutuhan Liverpool juga disebut masih berada di sektor sayap dan lini tengah. Nama winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, menjadi salah satu pemain yang dikaitkan dengan The Reds. Namun, harga yang sangat tinggi menjadi kendala dalam upaya The Reds merekrut pemain asal Prancis tersebut.

Kondisi ini membuat sebagian penggemar mempertanyakan apakah Liverpool sudah memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi musim yang panjang dengan tuntutan di berbagai kompetisi.

Salah satu kekhawatiran terbesar adalah ketika pemain utama mengalami cedera atau kelelahan. Sistem Iraola membutuhkan intensitas tinggi dan konsistensi sepanjang pertandingan. Karena itu, kualitas pemain pelapis akan sangat menentukan kemampuan Liverpool mempertahankan gaya permainan tersebut.

Sejumlah pendukung pun melontarkan kritik di media sosial. "Saya belum pernah melihat tim Liverpool yang begitu kekurangan kedalaman. Saya tahu kami mengalami cedera, tetapi ini tidak dapat diterima," tulis salah satu penggemar.

Penggemar lainnya menilai Liverpool tidak mungkin memainkan sepak bola dengan intensitas tinggi jika memiliki skuad yang terlalu tipis. "Anda tidak bisa berharap memainkan sepak bola intensitas tinggi dengan skuad seperti ini," tulis pendukung lainnya.

Ada pula yang berharap komentar Iraola menjadi tanda bahwa Liverpool masih akan aktif di bursa transfer. "Semoga ini berarti ada pekerjaan di pasar transfer," tulis seorang penggemar.

Masih ada waktu

Meski kekalahan dari Monaco memunculkan kekhawatiran, situasi tersebut belum bisa dijadikan kesimpulan akhir mengenai kemampuan Liverpool di bawah Andoni Iraola.

Liverpool masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kondisi fisik dan taktik sebelum pertandingan kompetitif dimulai. Laga pramusim berikutnya juga akan menjadi kesempatan bagi Iraola untuk menemukan komposisi terbaik sekaligus menentukan pemain mana yang mampu menjalankan tuntutan intensitasnya.

Di sisi lain, kedatangan Araújo memberikan tambahan penting di lini belakang, terutama setelah Liverpool kehilangan Konaté dan menghadapi sejumlah persoalan kebugaran pemain bertahan.

Kekalahan 2-3 dari Monaco pada akhirnya menjadi peringatan dini bagi Liverpool: kualitas pemain utama mungkin cukup menjanjikan, tetapi kedalaman skuad dan kemampuan menjaga intensitas selama 90 menit masih menjadi pekerjaan rumah besar Andoni Iraola.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:50
02:12
01:13
01:26
01:32
03:29

Viral