- Dok. Changsuek
Melawan Kemustahilan, Statistik Thailand di Kandang Vietnam Bikin Gajah Putih Kesulitan Remontada di Final Piala AFF 2026?
Jakarta, tvOnenews.com - Thailand memiliki tantangan besar pada final Piala AFF 2026. Melawan kemustahilan, Thailand memiliki statistik yang kesulitan untuk remontada dari Vietnam.
Thailand bukan hanya wajib membalikkan keadaan dari Vietnam di leg kedua Piala AFF 2026 saja, tapi juga mencetak gol dengan selisih lebih dari dua gol di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Rabu (26/8/2026).
Rekor pertemuan di kandang Vietnam menunjukkan betapa sulitnya misi Thailand untuk menang dengan selisih minimal dua gol.
Dilansir dari laman Thai Rath, Thailand membutuhkan kemenangan dengan margin setidaknya dua gol untuk mengejar ketertinggalan setelah kalah 0-2 dari Vietnam pada leg pertama final.
Situasi tersebut membuat catatan historis di Stadion My Dinh kembali menjadi sorotan menjelang pertandingan penentuan gelar.
Jika tidak menghitung pertandingan di stadion netral, Thailand terakhir kali mampu mengalahkan Vietnam dengan selisih dua gol atau lebih terjadi pada 13 Oktober 2015.
Saat itu, Thailand tampil luar biasa dengan menghancurkan Vietnam 3-0 dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia di Stadion My Dinh.
Hasil tersebut menjadi kemenangan tandang dengan margin dua gol atau lebih terakhir yang berhasil diraih Thailand atas Vietnam di kandang lawan.
Artinya, sudah hampir 11 tahun Thailand tidak mampu mengulangi pencapaian tersebut ketika bermain langsung di markas Vietnam.
Sebenarnya Thailand pernah kembali mengalahkan Vietnam dengan selisih dua gol pada 23 Desember 2021. Namun, kemenangan tersebut terjadi pada semifinal leg pertama Piala AFF 2020 yang dimainkan di Stadion Nasional Singapura sehingga tidak dapat dianggap sebagai kemenangan tandang di markas Vietnam.
Dalam pertandingan tersebut, Vietnam memang berstatus sebagai tim tuan rumah secara administratif.
Namun, laga digelar di Singapura sebagai lokasi netral sehingga catatan tersebut berbeda dengan kemenangan Thailand di Stadion My Dinh.
Kini, Thailand harus kembali menghadapi My Dinh dengan misi yang jauh lebih berat.
Tim asuhan Anthony Hudson wajib mencetak setidaknya dua gol tanpa kebobolan untuk menyamakan agregat, sedangkan kemenangan dengan margin lebih besar diperlukan jika ingin memastikan trofi berada di tangan mereka.