- REUTERS - by Matias J. Ocner/Miami Herald/TNS/ABACAPRESS.COM
Lionel Messi Akhirnya Pensiun dari Timnas Argentina, Kepergian Sang Ayah Jadi Pertimbangan
Dalam pernyataannya, Messi mengaku bahwa keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah. Meski terasa menyakitkan, ia menyadari bahwa dirinya telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk Argentina.
Ia juga menegaskan bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk meninggalkan tim nasional dan memberikan ruang bagi pemain-pemain muda.
Dua Dekade Membela Argentina
Messi menjalani debut bersama tim nasional Argentina pada 2005. Lebih dari dua dekade kemudian, ia meninggalkan timnas dengan catatan luar biasa.
Selama memperkuat Argentina, Messi mencetak 125 gol dalam 207 pertandingan. Kedua catatan tersebut menjadi rekor sepanjang masa untuk jumlah penampilan dan gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina.
Puncak perjalanan Messi bersama Argentina terjadi di Piala Dunia Qatar 2022. Ia berhasil membawa negaranya menjadi juara dunia untuk pertama kalinya dalam 36 tahun.
Messi juga terus memainkan peran penting bersama Argentina hingga turnamen internasional berikutnya. Ia bahkan tampil di final Piala Dunia 2026 baru-baru ini.
Sebelum pertandingan final tersebut, Messi pernah berbicara mengenai tekanan yang dirasakannya selama membela Argentina.
"Saya tidak pernah serius memikirkan tekanan. Saya selalu menganggapnya wajar."
Namun, setelah kehilangan sang ayah, Messi mulai mempertimbangkan masa depannya secara lebih serius. Ia sebelumnya mengungkapkan bahwa dirinya tampil di Piala Dunia CONCACAF atas permintaan sang ayah dan belum mengetahui apa yang akan dilakukan setelah turnamen tersebut.
Karier Klub Messi Masih Berlanjut
- Sam Navarro-Imagn Images via Reuters
Meski memutuskan pensiun dari tim nasional, keputusan tersebut tidak berarti Messi akan langsung mengakhiri karier sepak bolanya.
Ia masih memiliki kontrak dengan Inter Miami di Amerika Serikat hingga beberapa tahun ke depan. Bahkan, performanya menunjukkan bahwa kemampuan Messi masih belum habis.
Dua hari sebelum pengumuman tersebut, Messi kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak empat gol dalam satu pertandingan.
Dengan demikian, Messi memang memilih menutup perjalanan panjangnya bersama Argentina, tetapi masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan kariernya di level klub.
Bagi Argentina, kepergian Messi dari tim nasional menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Selama lebih dari 20 tahun, Messi menjadi pusat perjalanan Argentina dan akhirnya berhasil memberikan trofi Piala Dunia yang telah lama dinantikan.