- VFF
Kim Sang-sik Akui Malu Berat usai Vietnam Dikalahkan Thailand dan Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menyampaikan permintaan maafnya setelah kekalahan dari Thailand. Dia mengaku malu karena gagal lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertarungan penentu di Grup B telah dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026) malam kemarin WIB. Vietnam dan Thailand yang difavoritkan untuk menjadi juara grup bertarung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Keduanya sama-sama meraih kemenangan pada laga pertama. Namun, Thailand menang telak 4-0 atas Pakistan selagi Vietnam hanya menang 1-0 atas Filipina.
Dalam laga semalam, Thailand sudah membuka skor ketika duel baru berusia 10 menit. Sarach Yooyen berhasil mencetak gol pembuka untuk tim Gajah Perang.
Vietnam sempat mencetak gol penyeimbang sebelum jeda turun minum. Namun, wasit Ben Abraham menganulirnya karena Nguyen Tai Loc sudah berada dalam posisi offside sebelum mencetak gol.
Vietnam terus berupaya mencetak gol. Namun, mereka justru kebobolan di masa injury time melalui Chaiyaphon Otton yang menyelesaikan peluang dari Anan Yodsangwal.
Kekalahan ini terjadi hanya sekitar sebulan setelah Vietnam menjuarai Piala AFF 2026. Lebih jauh lagi, mereka berhasil meraih trofi tersebut setelah mengalahkan Thailand di final.
Skuad The Golden Star Warriors memang pincang untuk FIFA ASEAN Cup karena badai cedera. Bahkan, Nguyen Xuan Son harus dipulangkan ke Vietnam setelah alami cedera dalam pertandingan melawan Filipina.
Kim Sang-sik pun menyampaikan permintaan maafnya setelah laga. Dia menerangkan bahwa timnya sudah mencoba yang terbaik, namun hasilnya tidak sesuai harapan.
"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada para penggemar. Para pemain Vietnam telah berusaha sebaik mungkin. Saya sendiri juga mengembangkan rencana taktik yang berbeda untuk dua babak melawan Thailand. Namun, hasil akhirnya tidak seperti yang diharapkan," kata Kim Sang-sik, seperti dilansir dari Soha.
Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan itu mengaku malu dengan hasil akhirnya. Dia mengaku bertanggung jawab sebagai pelatih.
“Dalam pertandingan ini, tim Vietnam menghadapi banyak kesulitan di babak pertama, terutama di area lini tengah. Oleh karena itu, saya menyesuaikan susunan pemain dan taktik di lini tengah. Faktanya, para pemain bermain dengan baik dan mengikuti instruksi saya,” tandasnya.