- REUTERS/Marko Djurica
Usai Cody Gakpo, Xavi Hernandez Resmi Coret Bek Liga Inggris dari Skuad Timnas Belanda Jelang Duel Kontra Yunani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Belanda, Xavi Hernandez, resmi mencoret bek Liga Inggris, Jan Paul van Hecke, dari skuadnya. Keputusan ini diambil jelang duel melawan Yunani.
De Oranje akan melanjutkan petualangan mereka di UEFA Nations League pada Jumat (2/10/2026) dini hari nanti WIB. Duel akan dilaksanakan di Stadion Toumba, Thessaloniki.
Belanda sempat hampir kalah ketika menghadapi Jerman di Amsterdam. Namun, gol Cody Gakpo menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Sayangnya, Gakpo kemudian mengalami cedera di pertandingan melawan Serbia. Walaupun menang dengan skor 2-1, Gakpo harus dicoret dari skuad Belanda setelah pertandingan dan dikembalikan ke Liverpool.
Kini, Xavi harus melakukan hal yang sama kepada Jan Paul van Hecke. Bek tengah Tottenham Hotspur itu mengalami cedera minor pada laga kontra Serbia dan harus dikembalikan kepada klubnya setelah mengalami nyeri lagi pada sesi latihan di hari Rabu (30/9/2026).
"Dia mengalami cedera saat melawan Serbia. Dia seorang petarung, dan dia berusaha untuk terus bermain selama beberapa hari terakhir,” kata Xavi soal Van Hecke, dilansir Bein Sports.
"Dalam latihan [pada hari Rabu], menjadi jelas bahwa rasa sakitnya terlalu parah. Itu sangat disayangkan. Tetapi kami masih memiliki 23 pemain tersisa, dan ada banyak pemain bertahan di antara mereka," sambungnya.
Selain Van Hecke dan Gakpo, Xavi juga telah harus mencoret beberapa pemain dari skuad Belanda, yaitu Donyell Malen dan Brian Brobbey. Sang pelatih asal Spanyol menjelaskan bahwa ini adalah masalah dari jadwal yang padat.
"Itu jadwal pertandingan; Anda tidak bisa berbuat apa-apa tentang itu. Anda harus beradaptasi," tandas Xavi.
Yunani bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Mereka tengah memuncaki klasemen sementara Grup A2 UEFA Nations League usai meraih dua kemenangan beruntun.
Terbaru, Yunani berhasil mengejutkan Jerman dengan menang tipis 1-0 di Augsburg. Namun, Xavi enggan untuk merasa takut, walau tetap menghormatinya.
"Kita tidak boleh takut pada Yunani; kita memang menghormati mereka," tandas eks pelatih Barcelona itu.
"Mereka bermain bagus. Mereka memiliki banyak talenta, terutama di lini depan. Tapi ini akan sulit," pungkasnya.