- tvOnenews.com - Julio Tri Saputra
Nova Arianto Bongkar Sifat Asli Shin Tae-yong, Mantan Bek Persib Bandung itu Bilang Kalau Pelatih Timnas Indonesia Sebenarnya...
Nova juga mencontohkan dengan memarahi Oki Rengga secara diam-diam tidak di depan umum, di mana hal itu salah.
Karena menurut Shin Tae-Yong nantinya kedua pemain lain juga akan membuat kesalahan yang sama.
"Jadi lebih baik saya marahnya di depan orang banyak, agar mereka tahu kesalahan mas Oki jangan sampai terjadi dengan yang lain," ungkap Nova soal gaya pelatihan Shin Tae-Yong.
Sebagai informasi tambahan, Nova Arianto adalah putra pelatih legenda PSIS Semarang Sartono Anwar.
Sartono Anwar merupakan sosok legenda yang sulit dilupakan oleh penggemar PSIS Semarang.
Pasalnya, Sartono merupakan pelatih yang pertama kali mempersembahkan gelar juara bagi klub yang berjuluk Laskar Mahesa Jenar di ajang sepak bola Indonesia.
Nama Sartono Anwar juga tercatat pernah memberikan Trofi Juara Perserikatan 1987, saat mengalahkan Persebaya Surabaya sekaligus meraih gelar pertama bagi PSIS Semarang dalam sejarah klub.
Kini, Nova Arianto mengikuti jejak sang ayah menggeluti profesi sebagai pelatih dan meniti karier menangani Timnas Indonesia.
Nova Arianto juga mengakui jika sang ayah kerap kali memberikan masukan kepadanya terkait mental pemain Indonesia.
"Kenapa mental pemain Indonesia belum (bagus), masih sama aja gitu," ungkap Nova.
Lebih lanjut, Nova Arianto menyebutkan bahwa metode pelatihan Shin Tae-Yong dalam membentuk mental pemain Indonesia adalah dari latihan fisik dan kedisiplinan.
"Latihan drill fisik, dia bisa melihat kalau pemain Indonesia nggak mau menyerah. Maksudnya misalnya level fisik pemain Indonesia ada di 100, tapi pemain Indonesia kalau sudah sampai level 80, dia akan menyerah," ungkap Nova.
"Dia gak mau paksa lagi untuk bisa mendekati levelnya (100), agar level fisiknya naik," sambungnya.
Tak hanya itu saja, bek legenda asal Semarang ini juga mengungkapkan kelemahan dari mindset dan mental pemain Indonesia, saat berhadapan dengan Tim Asia Tenggara lainnya.
"Secara mental pertandingan juga sama, mental pemain Indonesia terbiasa,'Oh kalau kita lawan Thailand, Vietnam, atau mungkin negara lain yang kuat,'Oh kalah sudah biasa lah, nggak apa-apa," pungkas Nova Arianto. (dwi/fan)