- Persib.co.id
Tak Mau Tutupi Lagi, Bojan Hodak Sebut 2 Tim Pesaing Terberat Persib Bandung: Mereka yang Paling Banyak Menginvestasikan Uangnya!
Investasi besar dan kualitas pemain yang dimiliki membuat mereka bisa menjadi ancaman serius bagi tim papan atas.
“Mungkin di putaran kedua juga Dewa United bisa memberikan kejutan karena mereka juga menginvestasikan banyak uang untuk tim, mereka juga punya pemain yang bagus. Setiap putaran kedua, mereka selalu lebih baik, jadi mereka juga berbahaya,” jelasnya.
Analisis ini memperlihatkan bahwa putaran kedua Super League 2025/26 diprediksi berlangsung lebih ketat, dengan banyak tim menunggu momentum untuk menyalip atau menekan Persib di jalur juara.
Persebaya dan Tekanan Putaran Kedua Super League
Satu tim lain yang tak luput dari perhatian Bojan Hodak adalah Persebaya Surabaya. Penunjukan Bernardo Tavares sebagai pelatih baru dinilai bisa membawa perubahan signifikan bagi Bajul Ijo.
Ditambah dengan masuknya sejumlah pemain anyar, Persebaya berpotensi bangkit dan kembali ke jalur persaingan gelar.
“Tapi untuk tim lainnya mungkin Persebaya. Mereka mengganti pelatihnya dan mendatangkan beberapa pemain baru. Mereka juga bisa menjadi berbahaya,” tutup Bojan.
Secara keseluruhan, Hodak memprediksi setidaknya ada lima tim yang akan memberikan tekanan hebat kepada Persib, yakni Borneo FC, Persija Jakarta, Malut United, Dewa United, dan Persebaya Surabaya.
Klub-klub tersebut, menurutnya, berani mengeluarkan banyak uang demi membangun tim juara musim ini.
Meski demikian, Hodak menegaskan Persib sudah terbiasa hidup dalam tekanan. Ekspektasi tinggi dari publik dan bobot besar sebagai juara bertahan menjadi keseharian timnya.
“Bermain di Persib, setiap pertandingan selalu ada tekanan, orang-orang berekspektasi tinggi. Ini sesuatu hal yang buat kami sudah terbiasa, kami sudah sehari-hari hidup seperti ini dalam tiga tahun. Hal yang normal di Persib,” ujar Hodak seperti dikutip dari I League.
Dengan mental yang teruji dan pengalaman menghadapi situasi sulit, Persib optimistis bisa menghadapi tantangan putaran kedua. Namun, peta persaingan yang diungkapkan Bojan Hodak menjadi sinyal jelas bahwa jalan menuju gelar Super League 2025/26 masih panjang dan penuh rintangan. (udn)