news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arsenal.
Sumber :
  • Arsenal.com

Fantastis! Arsenal Panen Uang dari Liga Champions, Tembus Rp2 Triliun

Arsenal meraup Rp2 Triliun dari Liga Champions usai tampil sempurna di fase liga. The Gunners ungguli Man City, Chelsea, dan Tottenham.
Jumat, 30 Januari 2026 - 11:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Arsenal menikmati musim Eropa yang nyaris sempurna.

Kemenangan dramatis 3-2 atas Kairat pada 29 Januari lalu bukan sekadar memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions, tetapi juga mengukuhkan dominasi The Gunners di fase kualifikasi.

Dengan delapan kemenangan dari delapan laga dan catatan impresif tanpa kebobolan, Arsenal finis di puncak klasemen dari total 36 tim peserta. 

Pencapaian tersebut otomatis memberi tiket langsung ke fase gugur tanpa harus melewati babak play-off.

Berdasarkan data resmi UEFA, Arsenal telah mengamankan hadiah uang sebesar £85,3 juta (sekitar Rp2 triliun) sejauh ini.

Angka tersebut berasal dari berbagai komponen, mulai dari bonus kemenangan, posisi akhir klasemen, hingga pembagian pendapatan kompetisi.

Dari delapan kemenangan sempurna dan status juara fase liga, Arsenal meraih £24,4 juta (sekitar Rp563 miliar).

Tambahan £11,3 juta (Rp261 miliar) juga dikantongi berkat finis di delapan besar, sebuah keuntungan besar dalam format baru Liga Champions.

Jika dikonversi, total pemasukan Arsenal tersebut setara lebih dari Rp1,6 triliun, menjadikannya salah satu pendapatan terbesar klub Inggris musim ini di kompetisi Eropa.

Meski Arsenal tampil paling dominan di atas lapangan, pendapatan mereka hanya sedikit lebih besar dibanding Liverpool.

The Reds dilaporkan mengantongi sekitar £84 juta (sekitar Rp1,94 triliun).

Perbedaan ini terjadi karena Liverpool memperoleh alokasi awal lebih besar dari hak siar televisi dan koefisien historis UEFA, yakni £52,9 juta, sedangkan Arsenal menerima £49,6 juta dari pos yang sama.

UEFA sendiri menjelaskan bahwa sistem pembagian pendapatan Liga Champions tidak hanya bergantung pada hasil pertandingan, tetapi juga pada peringkat historis klub di kompetisi Eropa dalam kurun waktu tertentu.

Situasi menarik terjadi pada Tottenham Hotspur. Meski finis keempat di fase liga dan hanya sekali kalah, Spurs “hanya” mengantongi £74,1 juta (Rp1,7 triliun).

Namun, angka tersebut tetap lebih dari dua kali lipat hadiah yang mereka terima saat menjuarai Liga Europa musim lalu.

Manchester City, yang mendapatkan alokasi awal tertinggi sebesar £54,6 juta, kini telah mengumpulkan £83,2 juta, sedikit di bawah Arsenal dan Liverpool.

Chelsea juga tak kalah impresif dengan total pemasukan mencapai £79,8 juta (Rp1,84 triliun).

Newcastle United menjadi satu-satunya wakil Premier League yang gagal menembus delapan besar. 

Tim asuhan Eddie Howe sejauh ini baru mengantongi £45,3 juta (Rp1 triliun), terendah di antara klub Inggris lainnya.

Meski demikian, peluang menambah pemasukan masih terbuka. Jika Newcastle berhasil melewati babak play-off, mereka berpotensi memperoleh tambahan sekitar £9,5 juta.

Secara keseluruhan, enam wakil Inggris yang lolos ke fase gugur telah menghasilkan pendapatan gabungan mencapai £451,7 juta dari Liga Champions musim ini.

Menurut laporan keuangan kompetisi UEFA terbaru, angka tersebut masih bisa meningkat signifikan jika klub-klub Premier League melaju lebih jauh hingga perempat final, semifinal, atau bahkan final.

Dominasi Inggris di Liga Champions musim ini tak hanya terlihat di atas lapangan, tetapi juga tercermin jelas di laporan keuangan.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral