news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dony Tri Pamungkas, Pemain Timnas Indonesia.
Sumber :
  • instagram Dony Tri Pamungkas

Saat Usianya Masih 16 Tahun, Dony Tri Pamungkas yang Mulai Bersinar di Timnas Indonesia Pernah Ungkap Bisa Tembus Main di Liga 1 Bersama Persija Jakarta, Bung Ferry Terpukau

Dari Bocah 16 tahun ke bintang Timnas! Indonesia Dony Tri Pamungkas bikin Bung Ferry terpukau, Kini bersinar di era John Herdman. Dony sudah menunjukkan mimpi
Kamis, 2 April 2026 - 20:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perjalanan Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu kisah paling menarik dalam perkembangan sepak bola Indonesia. 

Jauh sebelum namanya dikenal luas seperti sekarang, Dony sudah menunjukkan mimpi besar sejak usia sangat muda. 

Bahkan ketika masih 16 tahun, ia dengan percaya diri mengungkapkan keinginannya menembus tim utama Persija Jakarta, sebuah ambisi yang kala itu terdengar berani, namun kini terbukti nyata.

Momen tersebut terekam dalam kanal YouTube Persija Jakarta, ketika Dony muda berbicara tentang mimpinya. 

Ucapannya sederhana, tetapi penuh keyakinan: “Dony melihat Persija itu tim yang besar ya, sampe supporter fanatik. Karena itulah saya bermimpi main di Persija.”

Pernyataan itu langsung menarik perhatian banyak pihak, termasuk Ferry T. Indrasjarief atau Bung Ferry, yang mengaku terpukau dengan mentalitas sang pemain muda.

Kini, bertahun-tahun setelah momen tersebut, Dony bukan hanya sekadar pemain muda penuh harapan. Ia telah berkembang menjadi salah satu pilar penting, baik di level klub maupun tim nasional. 

Bahkan di bawah arahan John Herdman, Dony tampil gemilang di FIFA Series 2026, termasuk saat menghadapi Bulgaria, meski Indonesia harus puas menjadi runner-up usai kalah tipis 0-1.

Saat Usianya Masih 16 Tahun, Dony Tri Pamungkas yang Mulai Bersinar di Timnas Indonesia Pernah Ungkap Bisa Tembus Main di Liga 1 Bersama Persija Jakarta, Bung Ferry Terpukau
Sumber :
  • youtube persija jakarta

Dari Pasar Boyolali ke Persija Jakarta

Perjalanan karier Dony Tri tidak instan. Ia memulai semuanya dari tempat sederhana, yakni area pasar di belakang rumahnya di Boyolali, Jawa Tengah. 

Sejak usia empat tahun, ia sudah akrab dengan bola, bermain bersama sang kakak, Joko Sasongko, yang juga merupakan mantan pemain profesional.

Dalam sebuah perbincangan, Dony mengenang masa kecilnya: "Dulu almarhum ayah saya pernah cerita, dia bekas pemain tarkam, tetapi nggak sampai tingkat profesional aja." 

Lingkungan keluarga yang dekat dengan sepak bola membuat kecintaannya tumbuh secara alami. Ia bahkan bercerita bagaimana pasar menjadi “lapangan” pertamanya. 

"Setiap pagi buat jual sayur, ketika waktu sore sudah tutup kan, nah saya main bola sama abang saya di situ. Saya masih empat tahun waktu itu," ujarnya.

Motivasi Dony semakin kuat ketika melihat kakaknya bisa sukses dari sepak bola. 

Dari situlah ia memutuskan masuk Sekolah Sepak Bola sejak kelas 3 SD, sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Persija dan menjalani debut profesional pada usia 16 tahun menjadikannya salah satu pemain termuda dalam sejarah Liga 1.

Bung Ferry Terpukau, Mentalitas Jadi Sorotan

Sosok Bung Ferry yang dikenal sebagai tokoh penting The Jakmania melihat sesuatu yang berbeda dari Dony sejak awal. 

Dalam tayangan YouTube Persija, ia mengaku terpukau dengan keberanian dan cara pandang Dony terhadap klub besar seperti Persija.

Bagi Bung Ferry, bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas yang membuat Dony istimewa. 

Keberanian bermimpi besar di usia muda menjadi indikator bahwa pemain ini punya potensi untuk berkembang jauh.

Kini, Bung Ferry sendiri memegang peran penting di Persija sebagai ketua panitia pelaksana pertandingan. 

Pengalaman panjangnya sebagai bagian dari suporter membuat Bung Ferry memahami betul bagaimana pentingnya dukungan bagi pemain muda seperti Dony untuk berkembang maksimal.

Bersinar di Timnas Indonesia Era Herdman

Performa apik Dony tidak hanya terlihat di level klub. Ia juga menjadi andalan di berbagai kelompok usia Timnas Indonesia, mulai dari U-19 hingga U-23. 

Bahkan, ia turut membawa Timnas U-19 meraih gelar Piala AFF U-19 2024 dan dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Di FIFA Series 2026, Dony kembali menunjukkan kualitasnya bersama Timnas senior. Dalam turnamen tersebut, ia dipercaya tampil oleh John Herdman dan mampu memberikan kontribusi signifikan, termasuk saat menghadapi Bulgaria.

Meski Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1 di laga final, performa Dony tetap mendapat apresiasi.

Ia tampil sebagai pemain serbaguna yang mampu membantu lini serang maupun bertahan, bahkan kerap disandingkan dengan gaya bermain gelandang top Eropa seperti Eduardo Camavinga.

Kini, Dony Tri Pamungkas bukan lagi sekadar wonderkid. Ia telah menjelma menjadi salah satu harapan besar sepak bola Indonesia. 

Dari mimpi sederhana di usia 16 tahun hingga tampil di panggung internasional, perjalanan Dony menjadi bukti bahwa kerja keras dan keyakinan mampu mengubah segalanya. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral