- instagram fftl.official
Pelatih Timor Leste Ungkap 'Biang Kerok' Kekalahan dari Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF 2026: Kami Berikan Tugas dan Instruksi Khusus!
“Semuanya yang kami sampaikan bisa dilaksanakan, Alhamdulillah kami bisa nahan dan dapat beberapa peluang, tapi gagal,” tambah Emral.
Perbandingan performa antar babak menjadi catatan penting.
Jika di babak pertama Timor Leste kebobolan empat gol, maka di babak kedua mereka berhasil menahan Indonesia tanpa tambahan gol, sebuah peningkatan signifikan meski belum cukup menyelamatkan hasil akhir.
Kekalahan ini membuat posisi Timor Leste di klasemen Grup A Piala AFF 2026 berada di peringkat ketiga, sejajar dengan Malaysia yang juga belum meraih poin.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 memimpin klasemen bersama Vietnam dengan poin dan selisih gol identik.
Vietnam sebelumnya juga mencatat kemenangan 4-0 atas Malaysia, menjadikan persaingan di papan atas semakin ketat.
Data ini menunjukkan bahwa dua tim teratas memiliki produktivitas dan pertahanan yang sama solidnya di laga pembuka.
Kapten Timor Leste, Paulo Anderson, mengaku kecewa namun tetap bangga dengan perjuangan timnya.
“Sebagai kapten, saya bangga dengan perjuangan tim meski kami kalah. Kami sudah berjuang,” ujarnya.
Ia berharap timnya mampu bangkit pada laga berikutnya. “Semoga pertandingan selanjutnya kami bisa mendapatkan hasil lebih baik,” pungkasnya.
Timor Leste akan menghadapi ujian berat saat bertemu Vietnam pada 16 April 2026. Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 akan berhadapan dengan Malaysia dalam upaya mempertahankan posisi di puncak klasemen.
Dengan format kompetisi yang hanya meloloskan juara grup secara otomatis ke semifinal, setiap pertandingan menjadi krusial.
Bagi Timor Leste, laga berikutnya bukan sekadar pertandingan, melainkan kesempatan terakhir untuk menjaga asa di Piala AFF 2026. (udn)