- PSSI
Skenario Timnas Indonesia Menuju Final ASEAN Cup 2026, Begini Bocoran Media Vietnam
Namun, dalam turnamen sistem gugur, kejutan selalu mungkin terjadi. Tim dengan peringkat lebih rendah tetap bisa menciptakan upset, apalagi jika bermain dengan motivasi tinggi.
- PSSI
Format Baru FIFA ASEAN Cup 2026: Revolusi atau Risiko?
Turnamen ASEAN Cup 2026 menjadi edisi perdana yang digagas langsung oleh FIFA, setelah sebelumnya hanya dikelola di tingkat regional. Ide ini pertama kali muncul dalam KTT ASEAN 2025 di Malaysia, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing sepak bola Asia Tenggara.
Dengan menggabungkan dua jeda internasional FIFA, setiap tim bisa memainkan hingga empat pertandingan dalam waktu singkat. Ini membuka peluang bagi pemain-pemain terbaik dunia untuk tampil, sekaligus meningkatkan nilai komersial turnamen.
Namun, format ini juga menuai perdebatan. Sistem gugur membuat margin kesalahan menjadi sangat kecil, satu kekalahan langsung berarti tersingkir. Di sisi lain, tim unggulan seperti Indonesia justru mendapat keuntungan karena beban pertandingan lebih ringan.
Meski demikian, format ini masih menunggu persetujuan resmi dari FIFA, AFC, dan federasi anggota AFF dalam kongres mendatang. Jika disahkan, maka Timnas Indonesia akan memiliki peluang emas untuk mengakhiri penantian panjang sejak 1996.
Pada akhirnya, apakah format ini benar-benar menjadi “jalan pintas” menuju gelar bagi Indonesia, atau justru jebakan di turnamen singkat penuh tekanan?
Jawabannya akan ditentukan di lapangan. Yang jelas, jika skenario ini terealisasi, ASEAN Cup 2026 berpotensi menjadi edisi paling kompetitif sekaligus paling menentukan dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara. (udn)