news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Sumber :
  • Istimewa

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Kamis, 30 April 2026 - 09:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Keputusan mengejutkan datang dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Jelang Piala AFF 2026, ia membuat gebrakan besar dengan mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong. 

Langkah ini sontak memicu perdebatan, sekaligus membuka babak baru dalam arah pembangunan skuad Garuda.

Di tengah ekspektasi tinggi publik, keputusan john herdman tak sekadar soal seleksi pemain, melainkan sinyal kuat perubahan metodologi. 

Herdman ingin membentuk Timnas Indonesia yang lebih kompetitif dengan pendekatan berbasis performa terkini dan potensi pemain lokal. Dengan kata lain, nama besar tak lagi jadi jaminan, yang utama adalah kontribusi nyata di lapangan.

Gebrakan Herdman: Coret Pilar Lama, Siapkan Wajah Baru

Langkah berani diambil Timnas Indonesia dengan mencoret empat nama yang sebelumnya kerap menjadi andalan: Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, Rafael Struick, dan Komang Teguh. 

Dari total 23 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan (TC) di Jakarta pada 26–30 Mei 2026, keempat nama tersebut absen.

Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam
Sumber :
  • Facebook - Port FC

Keputusan ini menegaskan arah baru di bawah john herdman. Ia tidak hanya mencari pemain berpengalaman, tetapi juga mereka yang siap bersaing secara intens dalam sistem baru. 

Beberapa nama seperti Muhammad Ferarri, Braif Fatari, dan Wahyu Prasetyo justru mendapat kesempatan, menandakan adanya regenerasi dalam skuad menuju Piala AFF 2026.

Performa Jadi Penentu: Data Bicara
Jika ditarik ke data performa, keputusan ini bukan tanpa dasar. Rafael Struick, misalnya, hanya mencatat satu gol dan satu assist dari 19 laga bersama Dewa United musim ini. 

Bahkan di Super League 2025-2026, ia gagal mencetak kontribusi gol sama sekali.

Situasi serupa dialami Pratama Arhan. Bersama Bangkok United, ia hanya tampil 15 kali tanpa gol maupun assist. 

Cedera lutut yang dialami sejak Januari 2026 juga memperparah kondisinya. Sementara itu, Asnawi Mangkualam masih berkutat dengan pemulihan cedera ACL.

Menariknya, Komang Teguh justru tampil produktif sebagai bek dengan empat gol bersama Borneo FC. Namun, pilihan john herdman menunjukkan bahwa kontribusi statistik saja belum cukup—ada faktor taktik dan kesesuaian sistem yang menjadi pertimbangan utama.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:08
05:22
05:22
02:09
01:12
11:06

Viral