- Instagram Timnas Indonesia
Media China Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia U-17 Menang 1-0: Kekalahan China Memalukan!
tvOnenews.com - Reaksi keras datang dari media China usai kekalahan mengejutkan dari Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2026.
Timnas U-17 Indonesia secara mengejutkan mampu mengalahkan Timnas China 1-0 dalam laga perdana grup B Piala Asia U-17 2026, Selasa (5/5/2026).
Banyak pihak di Negeri Tirai Bambu tak habis pikir bagaimana tim mereka bisa tumbang dari skuad Garuda Asia dengan skor tipis 0-1. Bahkan, sejumlah media menyebut hasil tersebut sebagai sesuatu yang “memalukan”.
Sorotan ini bukan tanpa alasan. Secara statistik, China tampil dominan sepanjang pertandingan. Namun, efektivitas justru menjadi milik Timnas Indonesia U-17.
Hasil ini semakin terasa kontras jika melihat catatan pertemuan sebelumnya, di mana Indonesia sempat kalah telak dari China dalam laga uji coba. Kini, situasi berbalik drastis di panggung resmi.
Gol Telat Keanu Senjaya Jadi Pembeda
Laga perdana Grup B Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, menjadi panggung kejutan bagi Timnas Indonesia U-17.
- AFC
Gol semata wayang dicetak oleh Keanu Senjaya pada menit ke-87 (atau menit ke-88 menurut catatan AFC). Pemain Bali United itu berhasil memanfaatkan umpan panjang Mathew Baker untuk memastikan kemenangan penting bagi Indonesia.
Kemenangan ini terasa spesial karena Indonesia datang dengan status tidak diunggulkan. Bahkan, pada Februari 2026 lalu, Garuda Asia sempat dua kali kalah dari China dalam laga uji coba, masing-masing dengan skor 0-7 dan 2-3 di Tangerang.
Namun, di pertandingan resmi, pendekatan taktik yang lebih disiplin membuat perbedaan. Indonesia bermain lebih sabar dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang.
AFC dalam laporan resminya menyebut kemenangan ini sebagai kejutan besar. “Keanu Sanjaya mencetak gol pada menit ke-88 saat Indonesia mengejutkan China yang dominan dengan skor 1-0,” tulis AFC.
Dominasi China Tak Berarti Apa-apa
Jika melihat statistik, China sebenarnya menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola mereka mencapai lebih dari 60 persen, sementara Indonesia hanya sekitar 39 persen.
Tak hanya itu, China juga mencatatkan 19 tembakan sepanjang laga. Namun, hanya tiga yang benar-benar mengarah ke gawang.