- instagram Persib Bandung
Juara BRI Super League 2026, Persib Bandung: Kejayaan Ini Tidak Dibandung Dalam Semalam, Dari Generasi Melalui Keringat dan Air Mata!
tvOnenews.com - Sejarah emas kembali ditulis Persib Bandung dengan tinta biru yang tak akan mudah pudar. Di tengah gegap gempita Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026, Maung Bandung memastikan diri sebagai juara Indonesia Super League 2025/26 sekaligus mencatat rekor luar biasa sebagai klub pertama di Indonesia yang mampu meraih tiga gelar kasta tertinggi secara beruntun.
Setelah sukses melakukan back to back juara Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25, Persib kembali mempertahankan tahtanya meski hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.
Hasil tersebut cukup membawa Pangeran Biru mengunci puncak klasemen dengan koleksi 79 poin dan unggul head-to-head atas Borneo FC Samarinda yang pada laga lain menang besar atas Malut United.
Momen bersejarah itu langsung disambut euforia ribuan bobotoh yang memenuhi GBLA. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, para pemain, staf pelatih, dan suporter larut dalam selebrasi penuh haru.
Persib bukan hanya menjadi juara, tetapi juga menegaskan lahirnya sebuah dinasti baru dalam sepak bola Indonesia.
Melalui akun Instagram resminya, Persib mengungkapkan pesan emosional yang menggambarkan perjalanan panjang klub hingga mencapai titik tertinggi saat ini.
“Kejayaan ini tidak dibangun dalam semalam. Dari generasi ke generasi. Melalui keringat, air mata, dan gemuruh tak henti dari Bobotoh, #PERSIB berhasil menegakkan #PANCATAKHTA,” tulis akun Instagram resmi Persib Bandung.
- instagram Persib Bandung
Persib Lengkapi Panca Takhta dan Trofi Kesepuluh
Keberhasilan menjuarai Super League 2025/26 menjadi pencapaian monumental bagi Persib. Gelar ini melengkapi panca takhta atau bintang kelima mereka sejak era Liga Indonesia dimulai.
Sebelumnya, Persib sukses menjadi juara Liga Indonesia 1994/95, Liga Super Indonesia 2014, serta menorehkan dominasi pada Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25. Kini, trofi terbaru itu semakin mempertegas status Persib sebagai salah satu klub paling sukses di tanah air.
Secara keseluruhan, ini merupakan trofi kesepuluh Persib di kasta tertinggi sepak bola nasional. Pada era amatir, klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut juga pernah berjaya dengan menjuarai Kejuaraan Nasional PSSI 1937, 1959/61, Perserikatan 1986, 1989/90, dan 1993/94.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Persib dalam membangun fondasi tim yang kuat dari generasi ke generasi. Dukungan fanatik bobotoh, kestabilan manajemen, hingga sentuhan pelatih Bojan Hodak menjadi faktor penting di balik era keemasan Maung Bandung.