news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Juara BRI Super League 2026, Persib Bandung: Kejayaan Ini Tidak Dibandung Dalam Semalam, Dari Generasi Melalui Keringat dan Air Mata!.
Sumber :
  • instagram Persib Bandung

Juara BRI Super League 2026, Persib Bandung: Kejayaan Ini Tidak Dibandung Dalam Semalam, Dari Generasi Melalui Keringat dan Air Mata!

Setelah sukses melakukan back to back juara Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25, Persib Bandung kembali mempertahankan tahtanya meski hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:37 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sejarah emas kembali ditulis Persib Bandung dengan tinta biru yang tak akan mudah pudar. Di tengah gegap gempita Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026, Maung Bandung memastikan diri sebagai juara Indonesia Super League 2025/26 sekaligus mencatat rekor luar biasa sebagai klub pertama di Indonesia yang mampu meraih tiga gelar kasta tertinggi secara beruntun.

Setelah sukses melakukan back to back juara Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25, Persib kembali mempertahankan tahtanya meski hanya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.

Hasil tersebut cukup membawa Pangeran Biru mengunci puncak klasemen dengan koleksi 79 poin dan unggul head-to-head atas Borneo FC Samarinda yang pada laga lain menang besar atas Malut United.

Momen bersejarah itu langsung disambut euforia ribuan bobotoh yang memenuhi GBLA. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, para pemain, staf pelatih, dan suporter larut dalam selebrasi penuh haru. 

Persib bukan hanya menjadi juara, tetapi juga menegaskan lahirnya sebuah dinasti baru dalam sepak bola Indonesia.

Melalui akun Instagram resminya, Persib mengungkapkan pesan emosional yang menggambarkan perjalanan panjang klub hingga mencapai titik tertinggi saat ini.

“Kejayaan ini tidak dibangun dalam semalam. Dari generasi ke generasi. Melalui keringat, air mata, dan gemuruh tak henti dari Bobotoh, #PERSIB berhasil menegakkan #PANCATAKHTA,” tulis akun Instagram resmi Persib Bandung.

Persib Bandung Resmi Juara BRI Super League 202526 Jadi Raja Baru Liga Indonesia!
Sumber :
  • instagram Persib Bandung

Persib Lengkapi Panca Takhta dan Trofi Kesepuluh

Keberhasilan menjuarai Super League 2025/26 menjadi pencapaian monumental bagi Persib. Gelar ini melengkapi panca takhta atau bintang kelima mereka sejak era Liga Indonesia dimulai.

Sebelumnya, Persib sukses menjadi juara Liga Indonesia 1994/95, Liga Super Indonesia 2014, serta menorehkan dominasi pada Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25. Kini, trofi terbaru itu semakin mempertegas status Persib sebagai salah satu klub paling sukses di tanah air.

Secara keseluruhan, ini merupakan trofi kesepuluh Persib di kasta tertinggi sepak bola nasional. Pada era amatir, klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut juga pernah berjaya dengan menjuarai Kejuaraan Nasional PSSI 1937, 1959/61, Perserikatan 1986, 1989/90, dan 1993/94.

Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Persib dalam membangun fondasi tim yang kuat dari generasi ke generasi. Dukungan fanatik bobotoh, kestabilan manajemen, hingga sentuhan pelatih Bojan Hodak menjadi faktor penting di balik era keemasan Maung Bandung.

Persijap Beri Perlawanan Sengit di Laga Penentuan

Pada laga penentuan gelar tersebut, Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya. Teja Paku Alam dipercaya mengawal gawang Persib. Di lini belakang ada Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba.

Persib Bandung Resmi Juara BRI Super League 202526 Jadi Raja Baru Liga Indonesia!
Sumber :
  • instagram Persib Bandung

Sementara lini tengah diperkuat Adam Alis, Frans Putros, Beckham Putra Nugraha, dan Thom Haye. Untuk lini depan, Persib mengandalkan Rosembergne “Berguinho” Da Silva serta Andre Jung.

Namun laga tidak berjalan mudah. Dalam pertandingan yang dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, Persib justru kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Hodak mencoba meningkatkan agresivitas tim dengan memasukkan Luciano Guaycochea menggantikan Kakang Rudianto. Pergantian itu membuat serangan Persib lebih hidup, terutama lewat akselerasi Berguinho.

Peluang emas sempat hadir pada menit ke-53 melalui tendangan bebas Thom Haye. Namun, kiper Persijap, Muhammad Nurdiansyah, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang tersebut. Semenit kemudian, sepakan jarak dekat Andre Jung kembali berhasil diamankan.

GBLA Bergemuruh Sambut Sejarah Baru

Persib terus menggempur pertahanan Persijap sepanjang babak kedua. Bojan Hodak bahkan memasukkan Ramon Tanque dan Uilliam Barros demi menambah daya dobrak lini depan.

Beberapa peluang kembali tercipta. Tandukan Barros, sepakan Patricio Matricardi, hingga sundulan Andre Jung masih gagal mengubah skor. Persijap tampil disiplin dan mampu meredam tekanan bertubi-tubi dari tuan rumah.

Situasi semakin menegangkan ketika Berguinho mengalami cedera pada menit ke-78 dan harus ditarik keluar. Posisi pemain asal Brasil itu kemudian digantikan Julio Cesar.

Menjelang akhir laga, Persib masih berusaha memecah kebuntuan. Saddil Ramdani masuk pada menit ke-90 untuk menambah intensitas serangan. Namun hingga tambahan waktu enam menit berakhir, skor 0-0 tetap bertahan.

Meski gagal meraih kemenangan di laga terakhir, hasil imbang tersebut sudah cukup untuk memastikan Persib berdiri di singgasana tertinggi sepak bola Indonesia. 

Ketika peluit panjang dibunyikan, GBLA langsung berguncang oleh sorak-sorai bobotoh yang merayakan sejarah baru Maung Bandung.

Persib kini bukan sekadar klub besar. Dengan hattrick juara liga, Pangeran Biru telah menjelma menjadi simbol dominasi dan era baru sepak bola Indonesia. (udn) 
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:17
12:40
03:47
02:02
05:02
04:25

Viral